Protes Pembebasan Baasyir, Indonesia Diminta Hormati Australia

Selasa, 22 Januari 2019 - 10:34 WIB
Protes Pembebasan Baasyir,...
Protes Pembebasan Baasyir, Indonesia Diminta Hormati Australia
A A A
CANBERRA - Perdana Menteri Australia Scott Morrison meminta Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) untuk membatalkan keputusannya untuk mengampuni terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir. Presiden Jokowi mengumumkan pada akhir pekan bahwa Baasyir (81) akan dibebaskan dari penjara dengan alasan kemanusiaan.

Baasyir dihukum 15 tahun penjara karena perannya dalam bom Bali pada 2002, yang menewaskan 202 orang termasuk 88 warga Australia. Baasyir dihukum karena mendanai kamp pelatihan paramiliter untuk teroris Jamaah Islamiah yang meledakkan dua bom di luar klub malam di pulau Bali, Indonesia, sebuah destinasi populer bagi wisatawan Australia, pada tahun 2002.

Menyinggung keputusan untuk membebaskan Baasyir, Morrison meminta Jokowi untuk menunjukkan rasa hormat yang besar kepada Australia dengan membuat Baasyir menjalani hukumannya secara penuh.

"Kami selalu konsisten - kedua pemerintah melakukan persuasi selama periode waktu yang lama - tentang keprihatinan kami tentang Abu Bakar Baasyir dan bahwa ia harus menjalani apa yang telah disampaikan oleh sistem peradilan Indonesia kepadanya sebagai hukumannya," katanya kepada News Corp Australia seperti dikutip dari Xinhua, Selasa (22/1/2019).

"Kami telah sangat jelas tentang perlunya memastikan bahwa sebagai bagian dari upaya bersama kami melawan terorisme - kami memiliki kemitraan kontra terorisme yang sangat baik dengan Indonesia - bahwa Abu Bakar Baasyir tidak akan berada dalam posisi apa pun atau dengan cara apa pun dapat mempengaruhi atau menghasut apa pun," tutur Morrison.

Baasyir telah berjanji setia pada Negara Islam pada 2014.
(ian)
Berita Terkait
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
KJRI Melbourne Benarkan...
KJRI Melbourne Benarkan Ada WNI yang Ditangkap Karena Ngutil Tas Mewah
Kerjasama dengan UNICEF,...
Kerjasama dengan UNICEF, Australia Bantu Penanganan Covid-19 Indonesia
Wasit Yordania Adham...
Wasit Yordania Adham Makhadmeh Pimpin Laga Timnas Indonesia vs Australia
Peringkat Timnas Indonesia...
Peringkat Timnas Indonesia Terpaut Jauh dari Australia, Shin Tae-yong: Kami Tidak Gentar
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
2 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
3 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
4 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
5 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
6 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
7 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved