10 Putusan Pengadilan Termahal di Dunia

Selasa, 22 Januari 2019 - 05:54 WIB
10 Putusan Pengadilan Termahal di Dunia
10 Putusan Pengadilan Termahal di Dunia
A A A
DI dalam sistem demokratis, penyelesaian hukum menjadi garda terdepan mencari solusi konflik baik bersifat pidana maupun perdata. Selain hukuman penjara atau kurungan, penyelesaian secara hukum juga lazim diikuti dengan pembayaran denda atau ganti rugi gugatan.

Dalam sejarah, setidaknya ada 10 putusan pengadilan termahal terkait nilai ganti rugi yang harus dibayar pihak bersengketa, baik yang melibatkan perusahaan maupun kasus-kasus perceraian.

1. The Master Tobacco Settlement (USD206 miliar)*
10 Putusan Pengadilan Termahal di Dunia


Penyelesaian hukum tahun 1998 ini adalah salah satu class action terbesar dalam sejarah yang akan selalu diingat. Jaksa Agung di lebih dari 46 negara bagian di Amerika Serikat (AS) mengajukan gugatan individu terhadap enam perusahaan tembakau terbesar yang berbasis di AS.

Tuntutan hukum ini diajukan terutama untuk menolak praktik tidak etis serta memulihkan biaya perawatan kesehatan untuk merawat perokok dengan riwayat merokok seumur hidup. Jumlah penyelesaian gugatan yang disepakati adalah USD206 miliar yang dialokasikan membantu rumah sakit dalam memberikan peningkatan bantuan perawatan kesehatan dan memulai kampanye anti-merokok untuk 25 tahun pertama perjanjian.

2. Enron Scam Settlement (USD7,2 miliar)
10 Putusan Pengadilan Termahal di Dunia




Ini dianggap sebagai salah satu litigasi sekuritas terbesar dalam sejarah AS. Para investor dan pemegang saham yang telah menghabiskan uang mereka menderita kerugian besar ketika perusahaan energi Enron terlibat dalam skandal keuangan dan bangkrut pada 2001.

Proses pengadilan pemegang saham berlangsung selama hampir 6 tahun dan para pemegang saham akhirnya memenuhi syarat untuk mendapatkan USD7,2 miliar sebagai bagian dari penyelesaian yang disetujui oleh pengadilan federal.

3. Perceraian miliarder Rusia Dmitry Rybolovlev (USD4,5 miliar)
10 Putusan Pengadilan Termahal di Dunia
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.1528 seconds (11.252#12.26)