Perusahaan China Hukum Karyawan Merangkak di Jalan Ramai

Jum'at, 18 Januari 2019 - 13:33 WIB
Perusahaan China Hukum...
Perusahaan China Hukum Karyawan Merangkak di Jalan Ramai
A A A
ZAOSHUANG - Sebuah perusahaan China menghukum para karyawannya dengan cara mempermalukan mereka, yakni merangkak di jalan yang sedang ramai. Mereka yang dihukum adalah pegawai yang kinerjanya dianggap rendah atau tidak mencapai target yang ditentukan.

Tindakan perusahaan di Kota Zaozhuang, Provinsi Shandong wilayah timur, itu direkam dan videonya viral di media sosial. Video yang dilansir South China Morning Post, 17 Januari 2019, menunjukkan para pekerja perempuan merangkak di jalan yang padat lalu lintasnya, sementara seorang pria mengibarkan bendera perusahaan dan berjalan di depan mereka.

Tindakan perusahaan itu telah mengganggu lalu lintas sehingga membuat polisi turun tangan untuk menghentikannya.

Para pengguna media sosial mengecam perusahaan yang mempermalukan para pekerjanya tersebut. Gara-gara hukuman itu, perusahaan itu dilaporkan ditutup sementara oleh pihak berwenang.

"Saya berharap perusahaan ini yang menginjak-injak martabat pekerjanya akan ditutup," kecam seorang pengguna media sosial. "Bagaimana mereka bisa melepaskan martabat mereka demi uang?," tanya seorang pengguna media sosial lainnya.

Media yang berbasis di Hong Kong itu tidak merinci nama perusahaan.

Tindakan tak lazim perusahaan di China bukan sekali ini terjadi. Tahun lalu, sebuah video yang viral di media sosial menunjukkan para pekerja yang berjejer ditampar di wajah mereka setelah berkinerja buruk.

Dalam insiden lain, sebuah salon kecantikan di Nanchang mencoba untuk memotivasi karyawannya dengan membuat mereka saling menampar wajah dalam sebuah acara. Seorang pekerja yang dikutip media kala itu mengatakan bahwa hal itu dimaksudkan untuk memperkuat ikatan tim.

Pada tahun 2017, pengguna media sosial China dikejutkan dengan video yang menunjukkan para pekerja dipaksa untuk minum air toilet karena kinerjanya tidak mencapai target. Menurut Shanghaiist, karyawan di studio fotografi Sichuan tersebut diminta untuk minum air kotor karena kinerja mereka yang buruk.

Salah satu pekerja wanita mengatakan dia menderita diare, dan bahkan tidak bisa makan nasi.

Pada 2016, karyawan dari perusahaan penjualan China dipaksa untuk makan cacing hidup sebagai hukuman karena tidak mencapai target penjualan. Gambar-gambar yang beredar menunjukkan para karyawan yang mual dipaksa minum anggur China yang berisi ulat menggeliat di depan rekan-rekan mereka.
(mas)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
16 menit yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
1 jam yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
1 jam yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
2 jam yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
3 jam yang lalu
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
3 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved