UE Desak Inggris Beri Kepastian Soal Brexit

Rabu, 16 Januari 2019 - 10:34 WIB
UE Desak Inggris Beri...
UE Desak Inggris Beri Kepastian Soal Brexit
A A A
BRUSSELS - Presiden Komisi Eropa, Jean-Claude Juncker mendesak Inggris untuk mengklarifikasi niatnya mengenai kesepakatan Brexit sesegera mungkin. Dia mengatakan, waktunya sudah hampir habis.

“Risiko penarikan yang tidak teratur dari Inggris telah meningkat dengan pemungutan suara malam ini. Meskipun kami tidak ingin ini terjadi, Komisi Eropa akan melanjutkan pekerjaan daruratnya untuk membantu memastikan UE sepenuhnya siap," kata Juncker.

Dia kemudian menyinggung mengenai hasil pemilihan di Parlemen Inggris, di mana anggota Parlemen menolak kesepakatan Brexit Perdana Menteri Inggris, Theresa May.Kesepakatan Brexit May ditolak oleh 432 anggota parlemen berbanding 202. Ini adalah margin terbesar dalam sejarah Parlemen Inggris.

Juncker, seperti dilansir Anadolu Agency pada Rabu (16/1), lalu menegaskan bahwa ahwa proses ratifikasi perjanjian keluarnya Inggris berlanjut di pihak UE.

"Perjanjian Penarikan adalah kompromi yang adil dan kesepakatan terbaik. Itu mengurangi "kerusakan" yang disebabkan oleh Brexit bagi warga dan bisnis di seluruh Eropa. Ini adalah satu-satunya cara untuk memastikan penarikan Inggris secara teratur dari UE," ungkapnya.

Inggris sendiri memiliki batas waktu untuk meratifikasi Perjanjian Brexit hingga 30 Maret. Jika mereka meratifikasi perjanjian itu sebelum batas akhir, mereka akan mengakhiri hukum UE di Inggris per tanggal 1 Januari 2021, dengan masa transisi 21 bulan.

Namun, tanpa ratifikasi sebelum batas waktu yang telah ditentukan, skenario Brexit akan berlaku, hukum UE akan segera berakhir di Inggris pada 30 Maret tahun ini.
(esn)
Berita Terkait
Uni Eropa Jamin Semua...
Uni Eropa Jamin Semua Vaksin Boleh Digunakan
Lawan Disinformasi,...
Lawan Disinformasi, Uni Eropa Bentuk Kementerian Kebenaran
Kacaukan Logistik Pasukan...
Kacaukan Logistik Pasukan Rusia, Ukraina Rusak Jembatan di Wilayah Selatan
Uni Eropa Kini Tak Lagi...
Uni Eropa Kini Tak Lagi Relevan di Pangung Geopolitik, Ini 3 Alasannya
Presiden Jokowi di KTT...
Presiden Jokowi di KTT ASEAN - Uni Eropa
Duta Besar Uni Eropa...
Duta Besar Uni Eropa Denis Chaibi Jadi Dosen Tamu di UKI
Berita Terkini
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
11 menit yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
1 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
1 jam yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
2 jam yang lalu
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
2 jam yang lalu
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
2 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved