Rusia Tuding Jepang Rusak Prospek Perjanjian Damai

Kamis, 10 Januari 2019 - 21:14 WIB
Rusia Tuding Jepang...
Rusia Tuding Jepang Rusak Prospek Perjanjian Damai
A A A
MOSKOW - Kementerian Luar Negeri Rusia mengecam pernyataan baru-baru ini yang dibuat oleh Jepang tentang perjanjian damai dengan Rusia, sebagai upaya untuk meningkatkan ketegangan di sekitar empat pulau Pasifik yang disengketakan.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian itu mengatakan, mereka telah memanggil Duta Besar Jepang untuk Rusia, Toyohisa Kozuki dan mengatakan bahwa pernyataan Tokyo telah menarik perhatian, khususnya tentang perlunya mempersiapkan penyerahan pulau ke Jepang dan tentang menjatuhkan permintaan kompensasi dari Rusia.

"Pernyataan itu sangat memutarbalikkan esensi dari perjanjian antara para pemimpin Rusia dan Jepang untuk mempercepat proses negosiasi dan membingungkan publik kedua negara," kata Kemlu Rusia, seperti dilansir Xinhua pada Kamis (10/1).

"Pernyataan seperti itu hanya dapat diartikan sebagai upaya untuk secara artifisial menghasut suasana di sekitar masalah perjanjian damai dan untuk memaksa skenario penyelesaiannya sendiri di sisi lain," sambungnya.

Rusia dan Jepang belum menandatangani perjanjian perdamaian pasca-Perang Dunia II, karena saling klaim untuk empat pulau Pasifik, yang disebut Kuril Selatan di Rusia dan Wilayah Utara di Jepang.

Keempat pulau itu dulunya milik Jepang, yang direbut oleh Uni Soviet setelah perang dan dimasukkan kedalam wilayah Rusia setelah runtuhnya Uni Soviet. Tokyo menyatakan bahwa Moskow secara ilegal menduduki pulau-pulau tersebut.

Menurut deklarasi bersama yang ditandatangani pada tahun 1956, Rusia setuju untuk mengembalikan dua pulau setelah perjanjian damai bilateral ditandatangani, sementara Jepang menolak untuk menandatangani perjanjian tersebut, bersikeras untuk mengembalikan keempat pulau.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
33 menit yang lalu
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
2 jam yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
3 jam yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
5 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
6 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
7 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved