S-400 Rusia Bahayakan Jet Siluman F-35, Tim AS akan Kunjungi Turki

Rabu, 09 Januari 2019 - 10:18 WIB
S-400 Rusia Bahayakan...
S-400 Rusia Bahayakan Jet Siluman F-35, Tim AS akan Kunjungi Turki
A A A
ANKARA - Amerika Serikat akan mengirim tim ke Turki dalam beberapa minggu mendatang untuk mengklarifikasi kekhawatiran mereka tentang pembelian sistem pertahanan rudal S-400 Rusia oleh Ankara. Washington sangat khawatir senjata pertahanan Moskow itu membahayakan jet tempur siluman F-35.

Jadwal kunjungan tim Amerika itu telah dikonfirmasi Presiden Industri Pertahanan Turki Ismail Demir.

"Kami terus-menerus mendengar tentang potensi bahaya dan masalah atas kualifikasi pesawat tempur siluman F-35 dalam hal penempatannya ke tempat yang dekat dengan S-400," kata Demir yang dikutip dari Hurriyet, Rabu (9/1/2019).

"Kami tidak pernah memiliki tim yang mengunjungi kami untuk mengklarifikasi apa yang menjadi risiko teknis. Kami telah mengatakan kepada mereka beberapa kali untuk datang dan menjelaskan semua kekhawatiran mereka jika mereka pikir ini adalah masalah serius," ujarnya.

"Sekarang, setelah semua ini, mereka mengatakan kepada kami bahwa mereka akan mengirim tim dalam beberapa minggu mendatang," lanjut Demir.

Sekadar diketahui, Turki telah membuat kesepakatan dengan Rusia terkait pembelian sistem rudal S-400 dan pengiriman perdana senjata pertahanan itu akan dilakukan Oktober nanti. Ankara juga membeli jet tempur siluman F-35 buatan Lockheed Martin AS.

Ankara ingin mengoperasikan sistem rudal S-400 dan jet tempur F-35 secara bersama-sama. Hal itu membuat sekutu-sekutunya di NATO, terutama AS, takut karena rahasia kelemahan jet tempur termahal itu bisa bocor ke tangan Moskow.

Pernyataan Demir itu muncul setelah laporan surat kabar Anadolu pekan lalu menyatakan bahwa Ankara telah menolak proposal Washington yang berisi tekanan untuk untuk membatalkan akuisisi sistem pertahanan udara S-400 Rusia dengan imbalan boleh membeli sistem rudal Patriot Amerika.

Alasan penolakan itu karena Washington menolak transfer teknologi sistem rudal Patriot kepada Ankara. Selain itu, Washington juga tidak memberikan diskon senjata pertahanan itu yang memang jauh lebih mahal dari S-400 Moskow.

Pada Desember 2018, Departemen Luar Negeri AS telah menyetujui penjualan sistem Patriot senilai USD3,5 miliar ke Turki. Juru bicara kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin, mengatakan pada waktu itu bahwa kemungkinan pembelian Patriot tidak akan memengaruhi perjanjian Ankara-Moskow tentang pembelian sistem rudal S-400.
(mas)
Berita Terkait
AS Tetap Tolak Turki...
AS Tetap Tolak Turki Gabung Program Jet Tempur Siluman F-35 karena S-400 Rusia
AS Akui Sulit Jual Jet...
AS Akui Sulit Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki Gara-gara S-400 Rusia
AS Isyaratkan Turki...
AS Isyaratkan Turki Segera Singkirkan Sistem Rudal S-400 Rusia demi Jet Tempur Siluman F-35
Erdogan Yakin Turki...
Erdogan Yakin Turki Akan Miliki Jet Tempur Siluman F-35 AS Meski Operasikan S-400 Rusia
Erdogan Disebut Minta...
Erdogan Disebut Minta Putin Ambil Kembali Sistem Rudal S-400 Rusia demi Jet Tempur Siluman F-35
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Berita Terkini
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
38 menit yang lalu
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
1 jam yang lalu
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
2 jam yang lalu
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
5 jam yang lalu
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
6 jam yang lalu
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
7 jam yang lalu
Infografis
Elon Musk: Drone Murah...
Elon Musk: Drone Murah China Bisa Hancurkan Jet Tempur F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved