Panas Tembus 46 Derajat Celsius, Langit di Australia Memerah

Jum'at, 04 Januari 2019 - 16:31 WIB
Panas Tembus 46 Derajat...
Panas Tembus 46 Derajat Celsius, Langit di Australia Memerah
A A A
MELBOURNE - Gelombang panas melanda wilayah tenggara Australia pada Jumat (4/1/2019). Warna langit di beberapa wilayah di negara tersebut juga memerah, yang oleh media setempat dinamai "langit apokaliptik".

Suhu terpanas dirasakan di beberapa wilayah Victoria. Pada Jumat sore, suhu di Mildura mencapai 46, 4 derajat Celsius, sedangkan di Bendigo mencapai 44,5 derajat Celsius.

Otoritas Victoria mengeluarkan larangan menyalakan api karena khawatir bisa memicu kebakaran. Sembilan tahun lalu, kebakaran hutan paling mematikan di Australia menewaskan 180 orang di dekat wilayah Victoria.

"Kondisinya di sana bahwa jika api mulai dinyalakan, itu bisa sangat sulit untuk dikendalikan," kata Tom Delamotte, seorang peramal cuaca Biro Meteorologi setempat.

Di Hobart, ibu kota negara bagian Tasmania, wilayah yang dianggap paling indah di negara itu, suhunya naik hingga 40 derajat Celsius.

Para warga Australia telah berbagi gambar di media sosial yang menunjukkan langit warna oranye gelap dan kemerah-merahan. Warna langit itu diduga imbas dari kebakaran hutan belantara di dekat Tasmania.

Layanan Kebakaran Tasmania belum bisa dihubungi untuk dimintai komentar. Namun, ratusan orang di wilayah itu telah dievakuasi karena kebakaran hutan hutan.

Langit di wilayah Hobart juga berubah menjadi warna merah. Mantan pemimpin Partai Hijau Christine Milne, mengunggah foto di Twitter tentang kondisi warna langit yang tak wajar itu."Bukan langit musim panas yang Anda inginkan di Hobart. Sedihnya dengan pemanasan global ini menjadi lebih biasa," tulis dia, seperti dikutip news.com.au.

"Tidak menakutkan sama sekali...." tulis Rachel, warga di Hobart yang juga mem-posting gambar langit di atas kota tersebut di Instagram.

Sementara itu, Dewan Kota Shepparton, utara Melbourne, telah mengirim penjaga pantai untuk meminta para wisatawan agar menghindari sinar matahari langsung di kolam kota karena suhu melonjak hingga 45 derajat Celsius.

"Semua orang tahu ini panas, tapi kadang-kadang kita melupakan hal-hal yang sudah jelas," kata wali kota setempat, Kim O'Keeffe.
(mas)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Kemampuan Rudal China...
Kemampuan Rudal China Melesat, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Pertahanan Misil
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
1 jam yang lalu
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
4 jam yang lalu
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
5 jam yang lalu
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
6 jam yang lalu
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
7 jam yang lalu
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved