Trump Bela Invasi Uni Soviet ke Afghanistan

Kamis, 03 Januari 2019 - 14:23 WIB
Trump Bela Invasi Uni...
Trump Bela Invasi Uni Soviet ke Afghanistan
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump secara mengejutkan membuat sebuah pernyataan yang seolah-olah membenarkan invasi yang dilakukan Uni Soviet ke Afghanistan medio 1970an lalu."Alasan Rusia berada di Afghanistan adalah karena teroris pergi ke Rusia. Mereka benar berada di sana. Masalahnya, itu adalah pertarungan yang sulit, dan mereka benar-benar bangkrut. Mereka kemudian disebut Rusia lagi daripada disebut Uni Soviet," ucap Trump, seperti dilansir Anadolu Agency pada Kamis (3/1).Invasi Moskow ke Kabul disebut-sebut sebagai salah satu faktor penyebab jatuhnya Soviet. Soviet menginvasi negara Asia Tengah itu pada tahun 1979 untuk mendirikan pemerintahan pro-Soviet di sana.AS dan sekutunya mendukung pasukan anti-Soviet yang dikenal sebagai Mujahidin dalam perang mereka melawan Tentara Soviet, mempersenjatai dan mendanai kelompok itu selama invasi Soviet.Soviet sepenuhnya menarik diri dari Afghanistan pada tahun 1989, dan pemerintah pro-Soviet yang didirikan di sana runtuh pada tahun 1992 setelah perang saudara dengan Mujahidin.Sementara itu, di kesempatan itu, Trump menyerukan Rusia, India dan Pakistan untuk melakukan perlawanan terhadap Taliban di Afghanistan dan melemparkan kecaman terhadap mantan Menteri Pertahanannya, James Mattis, yang katanya tidak berkinerja baik di Afghanistan."Bagaimana dia (Mattis) melakukannya di Afghanistan? Tidak terlalu bagus. Tidak terlalu bagus. Saya tidak senang dengan apa yang dia lakukan di Afghanistan Presiden Obama memecatnya, dan pada dasarnya saya juga," ungkpnya.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
4 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
5 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
6 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
7 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
8 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
9 jam yang lalu
Infografis
PBB Tolak Usulan Trump...
PBB Tolak Usulan Trump Relokasi Warga Palestina ke Luar Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved