Ditentang Fiji, Australia Tetap Cabut Kewarganegaraan Anggota ISIS

Rabu, 02 Januari 2019 - 15:44 WIB
Ditentang Fiji, Australia...
Ditentang Fiji, Australia Tetap Cabut Kewarganegaraan Anggota ISIS
A A A
CANBERA - Pemerintah Australia tetap yakin memiliki alasan untuk melucuti kewarganegaraan Neil Prakash, karena menjadi anggota ISIS, meski ditentang Fiji. Prakash, menurut Canbera memiliki kewarganegaraan ganda, yakni Australia dan FIji dan atas alasan inilah Australia berencana mencabut kewarganegaraan pria yang saat ini ditahan di penjara Turki tersebut.

Di bawah hukum Australia, seseorang hanya dapat dicabut kewarganegaraannya jika mereka adalah warga negara ganda, dengan demikian mencegah orang tersebut menjadi tidak memiliki kewarganegaraan.

"Prakash tidak lagi menjadi orang Australia berdasarkan tindakannya dalam memperjuangkan ISIS sejak Mei 2016, dan ia telah diberitahu tentang keputusan tersebut pada bulan Desember," kata Menteri Dalam Negeri Australia, Peter Dutton, seperti dilansir Reuters pada Rabu (2/1).

"Nasihat kepada pemerintah berdasarkan pada semua detail rumit dan fakta dari masalah khusus ini adalah bahwa Prakash, secara hukum, adalah warga negara Fiji. Poin lainnya adalah bahwa Tuan Prakash sedang duduk di penjara Turki saat ini. Prakash tidak akan mendekati bagian dunia kita dalam waktu dekat," sambungnya.

Namun, klaim Dutton itu ditentang oleh Fiji. Direktur imigrasi Fiji, Nemani Vuniwaqa, mengatakan bahwa Prakash bukan warga Fiji, yang dapat mempersulit upaya pemerintah Australia untuk melepaskan kewarganegaraannya.

Dutton sendiri kemudian mengatakan, jika benar Prakash tidak memiliki kewarganegaraan ganda, dia bisa menuntut pemerintah ke pengadilan mengenai hal ini.

"Prakash dapat menentang keputusan pemerintah Australia. Dia bisa berhak mempertahankan kewarganegaraannya jika ia tidak memiliki status kewarganegaraan ganda," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Australia Menyadari...
Australia Menyadari Konsumen China Tak Tergantikan Usai 30 Bulan Konflik
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
44 menit yang lalu
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
1 jam yang lalu
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
3 jam yang lalu
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
4 jam yang lalu
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
8 jam yang lalu
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
9 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved