Remaja Prancis Suntik Tubuhnya dengan DNA dari Alquran

Jum'at, 21 Desember 2018 - 14:56 WIB
Remaja Prancis Suntik...
Remaja Prancis Suntik Tubuhnya dengan DNA dari Alquran
A A A
PARIS - Seorang siswa remaja di sebuah sekolah menengah di Prancis menyuntik tubuhnya dengan DNA buatan sendiri. DNA itu dibuat dari bagian-bagian teks Alquran dan Alkitab.

Remaja itu bernama Adrien Locatelli. "Karena dimungkinkan untuk mengubah informasi digital menjadi DNA, saya bertanya-tanya apakah ini akan mengubah teks agama menjadi DNA dan menyuntikkannya ke makhluk hidup," tulis dia yang dipublikasikan online , yang dikutip Newshub.co.nz , Jumat (21/12/2018).

Teks Alquran yang dia ambil untuk dibuat DNA adalah lembaran Surah Ar-Ra'd atau Surah ke-13 di kitab suci tersebut. Dia juga mengambil beberapa teks Alkitab yang dia seleksi, yakni yang bukan teks-teks kontroversial.

Locatelli memulai eksperimen aneh dan diklaim pertama kali di dunia ini dengan mengunduh salinan Alquran dan Alkitab dari internet.

"Studi terbaru telah menemukan kemungkinan mengubah informasi jenis apapun menjadi DNA," katanya.

Remaja ini mengganti setiap karakter Arab di Alquran serta karakter Ibrani di Alkitab dengan nukleotida, sebuah struktur pembentuk inti sel DNA dan RNA. Dengan nukleotida itulah dia membuat sebuah sekuensi DNA berdasarkan teks-teks kitab suci tersebut.

Lebih lanjut, Locatelli menggunakan ExPASy Translate, sebuah situs yang menerjemahkan sekuensi nukleotida menjadi sekuensi protein. Sekuensi protein itu digunakan untuk membuat salinan teks-teks kitab suci yang bisa disuntikkan.

Teks-teks Alquran dan Alkitab yang sudah berubah bentuk jadi DNA dia suntikkan pada kedua pahanya. Dia mengaku hanya merasakan sedikit reaksi dari runtikan DNA yang dibuat dari teks-teks kitab suci tersebut.

Akibat suntikan itu, paha kirinya mengalami peradangan ringan beberapa hari. Sedangkan paha kanan tidak merasakan reaksi.

Locatelli mengklaim bahwa percobaan ini adalah yang pertama dari jenisnya."Ini sangat simbolis bahkan jika itu tidak begitu menarik," katanya.
(mas)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
35 menit yang lalu
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
1 jam yang lalu
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
1 jam yang lalu
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
2 jam yang lalu
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
2 jam yang lalu
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
3 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved