Israel Kembangkan Rudal Canggih, Seluruh Timur Tengah Tak Bisa Lolos

Selasa, 18 Desember 2018 - 07:33 WIB
Israel Kembangkan Rudal...
Israel Kembangkan Rudal Canggih, Seluruh Timur Tengah Tak Bisa Lolos
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel telah mengembangkan rudal ofensif yang bisa menghantam target di negara mana saja di seluruh wilayah Timur Tengah. Dia mengklaim, negaranya adalah satu-satunya yang mengembangkan rudal seperti itu.

Pengembangan senjata canggih itu disampaikan Netanyahu saat pidato tentang kemajuan negaranya dalam teknologi militer dan kedirgantaraan pada hari Senin di Israel Aerospace Industries (IAI).

"Perusahaan ini secara aktif mengembangkan rudal ofensif," kata Netanyahu. "Serta persenjataan dengan kemampuan khusus yang tidak dimiliki negara lain," katanya lagi, seperti dikutip Times of Israel, Selasa (18/12/2018).

"Rudal-rudal itu bisa mencapai di mana saja di kawasan ini dan target apa pun. Ini adalah kekuatan ofensif Israel yang sangat penting bagi kami di semua sektor," ujar Netanyahu.

Selain itu, kata Netanyahu, negaranya juga berusaha memperluas pijakannya di ruang angkasa dengan meluncurkan satelit mikro. "Ruang angkasa adalah lingkup besar yang negara Israel masuk," katanya.

Pernyataan PM Israel ini muncul di saat situasi di kawasan Timur Tengah masih tegang. Selama setahun terakhir, Israel telah berulang kali menyerang tetangganya, Suriah, dengan dalih menghilangkan kehadiran milisi pro-Iran dan pasukan Iran di negeri Bashar al-Assad tersebut.

Suriah sendiri telah berulang kali mengecam serangan tersebut sebagai agresi terbuka terhadap sebuah negara yang berdaulat.

Salah satu serangan Israel telah memicu serangan balasan oleh sistem rudal S-200 Suriah yang secara tak sengaja menjatuhkan pesawat pengintai Rusia Il-20. Insiden itu telah menewaskan sekitar 15 awak militer Moskow.

Moskow menyalahkan Tel Aviv atas insiden itu. Sejak itu, Rusia memasok pemerintah Suriah dengan sistem rudal anti-pesawat S-300 modern yang dikecam Israel dan Amerika Serikat.
(mas)
Berita Terkait
John Kerry Bantah Bocorkan...
John Kerry Bantah Bocorkan Serangan Israel ke Menlu Iran
Perkuat Pengaruh, Iran...
Perkuat Pengaruh, Iran Siap Bantu Rekonstruksi Suriah
Israel Disebut Diam-diam...
Israel Disebut Diam-diam Koordinasikan Serangan Udara di Suriah dengan AS
Iran Ungkap Serangan...
Iran Ungkap Serangan Pemberontak di Suriah Konspirasi AS dan Israel
Kedubes Amerika Serikat...
Kedubes Amerika Serikat di Tel Aviv Dibombardir Rudal Iran
Adu Kekuatan Militer...
Adu Kekuatan Militer Iran-Rusia vs Israel-Amerika Serikat, Siapa Lebih Unggul?
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
8 jam yang lalu
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
10 jam yang lalu
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
11 jam yang lalu
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
12 jam yang lalu
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
13 jam yang lalu
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
14 jam yang lalu
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved