Iran Ungkap Serangan Pemberontak di Suriah Konspirasi AS dan Israel
Sabtu, 30 November 2024 - 08:30 WIB
loading...
Pemberontak Hayat Tahrir-al-Sham (HTS) bersama kelompok lain menggelar parade. Foto/LindseySnell
A
A
A
TEHERAN - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengklaim Amerika Serikat (AS) dan Israel bertanggung jawab atas kebangkitan pemberontak di Suriah.
Dia menegaskan Teheran akan mendukung upaya pemerintah di Damaskus yang bertujuan menghentikan serangan pemberontak yang sedang berlangsung.
Hayat Tahrir-al-Sham (HTS), kelompok yang sebelumnya dikenal sebagai Jabhat al-Nusra, menyerang wilayah yang dikuasai pemerintah di Suriah utara pada hari Rabu bersama sekelompok pemberontak sekutu.
Serangan itu melanggar gencatan senjata yang rapuh yang ditengahi oleh Rusia dan Turki pada tahun 2020.
Pada hari Jumat (29/11/2024), para pejuang HTS telah memasuki Aleppo, yang telah berada di bawah kendali pemerintah Suriah sejak tahun 2016.
Dalam panggilan telepon dengan Menlu Suriah Bassam al-Sabbagh pada hari Jumat, Araghchi menyebut serangan itu sebagai “konspirasi Amerika-Zionis”.
Dia menegaskan Teheran akan mendukung upaya pemerintah di Damaskus yang bertujuan menghentikan serangan pemberontak yang sedang berlangsung.
Hayat Tahrir-al-Sham (HTS), kelompok yang sebelumnya dikenal sebagai Jabhat al-Nusra, menyerang wilayah yang dikuasai pemerintah di Suriah utara pada hari Rabu bersama sekelompok pemberontak sekutu.
Serangan itu melanggar gencatan senjata yang rapuh yang ditengahi oleh Rusia dan Turki pada tahun 2020.
Pada hari Jumat (29/11/2024), para pejuang HTS telah memasuki Aleppo, yang telah berada di bawah kendali pemerintah Suriah sejak tahun 2016.
Dalam panggilan telepon dengan Menlu Suriah Bassam al-Sabbagh pada hari Jumat, Araghchi menyebut serangan itu sebagai “konspirasi Amerika-Zionis”.
Lihat Juga :