Duterte kepada Uskup: Sampai Jumpa di Neraka

Jum'at, 14 Desember 2018 - 17:21 WIB
Duterte kepada Uskup:...
Duterte kepada Uskup: Sampai Jumpa di Neraka
A A A
MANILA - Melanjutkan serangan verbalnya terhadap Gereja Katolik, Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengklaim bahwa seorang uskup telah mengharapkan kematiannya.

Duterte mengatakan hal ini untuk membenarkan pernyataan dia sebelumnya. Beberapa waktu lalu, sosok kontroversial itu mengatakan para uskup harus dibunuh karena mengkritik pemerintahannya.

"Jika Anda para pendeta, uskup, jika Anda bisa mengatakan itu kepada saya, semoga saya - mati dalam misa, mengapa saya tidak bicara? Anda juga harus. Lagi pula, siapa yang akan percaya bahwa Anda akan pergi ke surga?" kata Duterte.

"Kau bermimpi. Kita semua, kita akan saling bertemu di neraka," tambahnya seperti dikutip dari Philstar, Jumat (14/12/2018).

Duterte juga memperingatkan para pengkritiknya untuk tidak menggunakan agama sebagai platform guna menyerangnya. Gereja Katolik telah mengkritik kampanyenya terhadap obat-obatan terlarang karena telah mengakibatkan ribuan pembunuhan di luar hukum terhadap tersangka narkoba.

Terlepas dari kritiknya terhadap Gereja Katolik, Duterte mengatakan ia menyetujui Paus Francis, yang ia pernah kutuk karena dianggap menyebabkan lalu lintas macet selama kunjungannya ke negara itu pada tahun 2015.

"Paus sekarang ini, dia progresif. Saya percaya padanya. Saya salut padanya," kata presiden Filipina itu.

Dalam acara pengumumannya pada bulan November 2015, Duterte mengenang bagaimana beberapa jalan ditutup untuk memberi jalan bagi orang banyak yang ingin melihat Paus Fransiskus.

Presiden menarik kecaman dari Gereja Katolik karena menggunakan kata-kata tidak senonoh terhadap Paus. Beberapa hari setelah acara, Duterte meminta maaf dan menolak memaki Paus Francis.

Duterte, yang waktu itu adalah calon presiden, menjelaskan bahwa dia mengutuk ketidakmampuan pemerintah dalam mengatur kemacetan lalu lintas selama kunjungan paus dan menekankan bahwa dia tidak bermaksud tidak menghormati Paus.
(ian)
Berita Terkait
Mundur dari Dunia Politik,...
Mundur dari Dunia Politik, Duterte Calonkan Putrinya Jadi Capres
Larang Putrinya Nyapres,...
Larang Putrinya Nyapres, Duterte: Ini Bukan untuk Perempuan
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
PBB: Puluhan Ribu Tewas...
PBB: Puluhan Ribu Tewas dalam Perang Narkoba di Filipina
Sara Duterte Resmi Dilantik...
Sara Duterte Resmi Dilantik sebagai Wakil Presiden Filipina yang Baru
Putra Mendiang Diktator...
Putra Mendiang Diktator Marcos Maju dalam Pilpres Filipina
Berita Terkini
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
18 menit yang lalu
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
1 jam yang lalu
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
2 jam yang lalu
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
3 jam yang lalu
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
3 jam yang lalu
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
4 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved