Iran Desak Barat Setop Usik Program Rudal Balistiknya

Jum'at, 14 Desember 2018 - 10:08 WIB
Iran Desak Barat Setop...
Iran Desak Barat Setop Usik Program Rudal Balistiknya
A A A
TEHERAN - Iran mendesak Amerika Serikat (AS) dan sekutunya untuk menghentikan tuduhan "absurd" mereka tentang uji coba rudal Teheran. Desakan itu muncul sehari setelah Washington mendesak PBB untuk mengadopsi tindakan hukum terhadap Teheran.

"AS & sekutunya harus menghentikan kemunafikan mereka yang absurd atas rudal-rudal Iran," kata Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif di Twitter.

"Fakta berbicara sendiri. Mereka yang menjual USD100 miliar dalam bentuk senjata untuk membantai warga Yaman," tambahnya, merujuk pada perang yang dipimpin Saudi yang didukung oleh Barat terhadap pemberontak Yaman seperti dikutip dari AFP, Jumat (14/12/2018).

Di bawah teks, Zarif menerbitkan grafik yang merinci ekspor senjata ke Arab Saudi dari 2013 hingga 2017 dengan menggunakan angka-angka dari Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI).

Menurut grafik itu AS menyumbang 61 persen dari penjualan senjata ke Riyadh, Inggris mencapai 23 persen dari penjualan, dan transaksi dari Prancis menyumbang empat persen.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan hukuman terhadap Iran guna membatasi program rudal balistik, yang dikatakan Washington menimbulkan ancaman bagi kawasan itu dan sekitarnya.

Sehari sebelumnya, Iran menegaskan telah melakukan uji coba rudal dan menegaskan kembali niatnya untuk tetap melakukan kegiatan balistik meski ada kecaman dari Barat.

Paris dan London mengatakan tes Teheran "provokatif" tetapi menyerukan dialog dengan Iran daripada sanksi seperti yang diminta oleh AS.

Iran mengekang sebagian besar program nuklirnya di bawah perjanjian penting 2015 dengan negara-negara besar, yang AS tinggalkan pada Mei, tetapi terus mengembangkan teknologi rudal balistiknya.

Resolusi Dewan Keamanan PBB 2231 diadopsi setelah perjanjian itu menyerukan Iran untuk menahan diri dari pengujian rudal yang mampu membawa senjata nuklir, tetapi tidak secara khusus melarang Teheran dari peluncuran rudal.

Teheran mengatakan tidak memiliki niat untuk memperoleh senjata atom dan bahwa program pengembangan misilnya adalah murni defensif dan sesuai dengan resolusi.
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
1 jam yang lalu
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
2 jam yang lalu
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
3 jam yang lalu
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
5 jam yang lalu
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
6 jam yang lalu
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved