Bajak Taksi, Pelaku Penembakan Pasar Natal Prancis Berhasil Kabur

Rabu, 12 Desember 2018 - 11:48 WIB
Bajak Taksi, Pelaku...
Bajak Taksi, Pelaku Penembakan Pasar Natal Prancis Berhasil Kabur
A A A
PARIS - Pengejaran besar-besaran sedang berlangsung terhadap pelaku penembakan di dekat pasar Natal Strasbourg, Prancis timur. Aksi penembakan itu menewaskan tiga orang, sebelumnya dilaporkan empat orang, dan melukai 12 orang.

Pihak keamanan mengidentifikasi pelaku sebagai Cherif Chekatt. Ia berhasil lolos dari penangkapan polisi dan masih dalam pelarian. Situasi ini menimbulkan ketakutan akan terjadinya serangan lanjutan.

Menurut laporan, pria berusia 29 tahun itu ditembak dan terluka oleh tentara yang menjaga pasar Natal. Namun ia tetap berhasil melarikan diri dengan taksi yang dibajak.

Menteri Dalam Negeri Prancis Christophe Castaner penyelidikan aksi teror telah diluncurkan.

"Tiga ratus lima puluh polisi dan polisi saat ini berada di lapangan untuk menangkap tersangka, didukung oleh dua helikopter, RAID (polisi anti-teror Prancis), BRI (brigade anti-geng) dan pasukan Sentinel," kata Castenar.

"Chekatt telah diketahui oleh dinas keamanan," Castaner menegaskan seperti dikutip dari Mirror, Rabu (12/12/2018).

Chekatt dikatakan berada dalam daftar sekitar 26.000 orang yang diawasi, di antaranya 10.000 diyakini telah diradikalisasi. Ia telah menjalani hukuman penjara di Prancis dan Jerman karena pelanggaran hukum umum dan terlibat perkelahian dua kali dengan pasukan keamanan.

Setelah serangan itu, yang juga menyebabkan 12 orang terluka di mana enam di antaranya berada dalam kondisi kritis, pemerintah Prancis telah meningkatkan tingkat keamanannya ke tingkat tertinggi.

"Pemerintah telah memutuskan untuk memindahkan tingkat keamanan ke Serangan Darurat dengan kontrol ketat di perbatasan, dan penerapan kontrol yang diperkuat di semua pasar Natal yang sedang berlangsung di Prancis untuk menghindari risiko serangan peniru," kata Castenar.

Sementara itu Walikota Strasbourg, Roland Ries mengatakan, pasar Natal akan ditutup pada Rabu dan bendera setengah tiang akan dikibarkan.

"Sebuah buku belasungkawa akan dibuka di Balai Kota dari hari ini," tweetnya di Twitter.

"Aku ingin mengucapkan terima kasih kepada orang-orang Strasbourg dan pengunjung untuk kesabaran dan pengertian mereka," imbuhnya.

Presiden Emmanuel Macron, yang menghadiri pertemuan Pusat Krisis Antarpemerintah, pergi tanpa berbicara kepada wartawan tetapi kemudian men-tweet: "Solidaritas seluruh bangsa terhadap Strasbourg, para korban dan keluarga mereka."

Prancis masih waspada tinggi setelah gelombang serangan yang ditugaskan atau terinspirasi oleh militan Islamic State atau ISIS melanda sejak awal 2015.
(ian)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
41 menit yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
1 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
2 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
3 jam yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
4 jam yang lalu
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
5 jam yang lalu
Infografis
Tepis Komnas HAM, Bharada...
Tepis Komnas HAM, Bharada E: Pelaku Penembakan Brigadir J 2 orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved