Ilmuwan NASA Klaim Alien Mungkin Telah Mengunjungi Bumi

Selasa, 04 Desember 2018 - 20:46 WIB
Ilmuwan NASA Klaim Alien...
Ilmuwan NASA Klaim Alien Mungkin Telah Mengunjungi Bumi
A A A
WASHINGTON - Seorang ilmuwan NASA menelurkan teori tentang kehidupan alien yang cerdas mungkin sudah ada di Bumi. Ia juga percaya bahwa pemikiran saat in tentang kehidupan di luar bumi terlalu sempit.

Silvano P. Colombano, yang bekerja di Divisi Intelligent Systems NASA, percaya manusia mungkin telah melewatkan kunjungan dari bentuk kehidupan asing. Ia mengklaim itu bisa sangat berbeda dari kehidupan manusia berbasis karbon tradisional yang biasa digunakan.

"Saya hanya ingin menunjukkan fakta bahwa kecerdasan yang mungkin kita temukan dan yang mungkin memilih untuk menemukan kita (jika belum ada) mungkin sama sekali tidak dihasilkan oleh organisme berbasis karbon seperti kita," tulis Colombano dalam makalahnya seperti dikutip dari New Zealand Herald, Selasa (4/12/2018).

Makalah itu pertama kali dipresentasikan pada Lokakarya Kecerdasan Alien Decoding pada bulan Maret lalu yang diselenggarakan oleh Pencarian untuk Kecerdasan Ekstraterrestiral.

Kehidupan orang asing mungkin telah jauh melampaui teknologi manusia, kata Colombano, dan bahkan mungkin telah menguasai perjalanan antar bintang.

"Kita perlu mengunjungi kembali bahkan asumsi yang paling kita hargai," tulisnya.

"Bagaimana itu bisa mengubah asumsi di atas tentang perjalanan antar bintang?" dia menulis.

"Rentang hidup kami yang khas tidak lagi menjadi batasan (meskipun ini pun dapat ditangani dengan misi multi-generasi atau mati suri), dan ukuran 'penjelajah' mungkin adalah entitas super-cerdas yang sangat kecil," sambungnya.

"Mempertimbangkan lebih lanjut bahwa perkembangan teknologi dalam peradaban kita dimulai hanya sekitar 10K tahun yang lalu dan telah melihat munculnya metodologi ilmiah hanya dalam 500 tahun terakhir, kita dapat menduga bahwa kita mungkin memiliki masalah nyata dalam memprediksi evolusi teknologi bahkan untuk seribu tahun ke depan. , apalagi 6 Juta kali jumlah itu!"

Dia juga memperingatkan bahwa gelombang radio, bisa ketinggalan zaman.

Dia menyerukan fisikawan untuk mengambil bagian dalam "fisika spekulatif", didasarkan pada teori yang paling kuat tetapi dengan beberapa kesediaan untuk melebarkan kemungkinan mengenai sifat ruang-waktu dan energi dan mempertimbangkan fenomena UFO yang layak dipelajari.
(ian)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
3 jam yang lalu
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
4 jam yang lalu
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
5 jam yang lalu
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
6 jam yang lalu
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
7 jam yang lalu
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
8 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved