Pernah Mengejek, Trump akan Hadiri Pemamakan George H.W. Bush

Minggu, 02 Desember 2018 - 02:04 WIB
Pernah Mengejek, Trump...
Pernah Mengejek, Trump akan Hadiri Pemamakan George H.W. Bush
A A A
BUENOS AIRES - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan menghadiri pemakaman kenegaraan mantan presiden George Herbert Walker (H.W.) Bush di Washington. Dia selama ini mengejek apa yang telah dilakukan pendahulunya mengabaikan perbedaan sikap politik dan memilih berkabung.

Bush meninggal di usia 94 tahun pada hari Jumat malam waktu Washington. Belum ada informasi resmi kapan pemakaman kenegeraan untuk mantan pemimpin Amerika itu digelar.Trump mengumumkan hari berkabung nasional dan memerintahkan bendera Amerika dikibarkan setengah tiang selama 30 hari untuk menghormati presiden ke-41 AS tersebut. Dia kali ini memuji Bush sebagai tokoh berpenilaian baik, berakal sehat dan kepemimpinannya tak tergoyahkan.
Presiden dan Ibu Negara Melania Trump menyatakan bahwa Bush telah mengilhami generasi-generasi Amerika untuk melayani publik.

Mendiang Bush senior menjadi presiden dari 1989 hingga 1993.

Trump memiliki hubungan yang terputus-putus dengan keluarga Bush. Dia melawan salah satu putra Bush, Jeb Bush, dalam pemilihan calon presiden pada tahun 2016, dan sangat kritis terhadap putra Bush lainnya yakni mantan presiden dua periode, George Walker Bush.

Gedung Putih pada hari Sabtu bahwa Trump akan menghadiri pemakaman kenegaraan untuk mantan presiden Bush di Katedral Nasional Washington.

Pemimpin Gedung Putih itu pernah tidak diundang ke pemakaman mantan Ibu Negara Barbara Bush. Melania Trump hadir sebagai gantinya kala itu.

Trump diberitahu tentang kematian Bush pada Jumat malam ketika berada di Buenos Aires, Argentina, untuk menghadiri KTT G20.

Sang presiden mengaku berbicara dengan mantan Presiden George Walker Bush dan mantan Gubernur Florida Jeb Bush untuk mengekspresikan simpatinya. Dia memuji mendiang Bush senior sebagai "seorang pria berkualitas tinggi yang benar-benar mencintai keluarganya."

Duduk bersama Kanselir Jerman Angela Merkel, dia menolak untuk menjawab apakah dia memiliki penyesalan atas kritik masa lalunya terhadap Bush.

"Demi menghormati keluarga Bush dan mantan Presiden George H.W. Bush, kita akan menunggu hingga usai pemakaman," tulis Trump di Twitter, yang dikutip Fox News, Minggu (2/12/2018).

Trump menetapkan hari Rabu sebagai hari berkabung nasional. Dia mengajak orang Amerika untuk berkumpul di tempat-tempat ibadah untuk memberi penghormatan kepada Bush. "Saya mengundang orang-orang di dunia yang berbagi kesedihan (dengan) kami untuk bergabung dengan kami dalam hari berkabung yang serius ini," katanya.

Sekadar diketahui, Trump pernah mengejek frasa "Points of Light (Titik Cahaya)" Bush di beberapa kampanyenya. Dia membandingkannya dengan slogan kampanyenya sendiri. "Tempatkan 'America First', kami mengerti. Ribuan 'Titik Cahaya', saya tidak pernah benar-benar mendapatkannya," kata Trump di masa lalu.

Pada bulan Agustus 2015, Trump juga mengritik kebijakan mantan presiden Bush junior terkait kebijakan pajak.

Berbagai penilaian keras terhadap mending Bush senior dan Bush junior disisihkan Trump dalam komentarnya.

"Presiden Bush membimbing bangsa kita dan dunia menuju akhir Perang Dingin yang damai dan menang," kata Trump. "Sebagai Presiden, dia mengatur panggung selama puluhan tahun tentang kemakmuran."

"Dan melalui semua yang dia capai, dia tetap rendah hati," lanjut Trump.
(mas)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Tak Jadi Ditahan, Usai...
Tak Jadi Ditahan, Usai Diperiksa Donal Trump Kembali ke Florida
Berita Terkini
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
43 menit yang lalu
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
1 jam yang lalu
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
2 jam yang lalu
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
3 jam yang lalu
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
4 jam yang lalu
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved