Hamas Kecam Kebijakan Normalisasi Hubungan Arab-Israel

Sabtu, 24 November 2018 - 06:34 WIB
Hamas Kecam Kebijakan...
Hamas Kecam Kebijakan Normalisasi Hubungan Arab-Israel
A A A
GAZA - Langkah yang diambil oleh sejumlah rezim Arab untuk menormalkan hubungan dengan Israel merupakan tindakan menikam rakyat Palestina dari belakang. Hal itu diungkapkan oleh gerakan Islam Hamas, kelompok perlawanan yang berbasis di Gaza.

"Pendudukan Zionis akan selalu menjadi musuh utama rakyat kita dan umat (komunitas Muslim sedunia)," kata juru bicara Hamas Abdel Latif al-Qanoua.

"Kunjungan ke Ibu Kota Arab oleh (Perdana Menteri Israel Benjamin) Netanyahu tidak akan berfungsi untuk memberikan legitimasi terakhir," cetusnya seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (24/11/2018).

Al-Qanoua mendesak negara-negara Arab untuk menghentikan semua bentuk normalisasi hubungan dengan penjajah Israel.

Sebelumnya Jumat, Hani Marzouk, yang dilaporkan juru bicara Netanyahu, dikutip oleh Otoritas Penyiaran Israel mengatakan bahwa perdana menteri itu merencanakan kunjungan ke Bahrain.

Namun beberapa jam kemudian, kantor Netanyahu membantah laporan itu, mengatakan bahwa Marzouk tidak berwenang untuk berbicara atas namanya.

Pada 26 Oktober, Netanyahu mengunjungi Oman, di mana ia mengadakan pembicaraan dengan Sultan Oman Qaboos bin Said. Ini adalah pertama kalinya dalam 22 tahun bagi seorang pejabat tinggi Israel mengunjungi kesultanan Teluk Arab.
(ian)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
6 Juta Warga Palestina...
6 Juta Warga Palestina Mengungsi di Lebanon, Suriah, Yordania, dan Tepi Barat
Israel Bebaskan 33 Tahanan...
Israel Bebaskan 33 Tahanan Palestina
Serangan Israel ke Jalur...
Serangan Israel ke Jalur Gaza Tewaskan 24 Warga Sipil
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
1 jam yang lalu
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
2 jam yang lalu
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
5 jam yang lalu
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
6 jam yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
7 jam yang lalu
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
8 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved