Tentara Israel Didakwa Lakukan Pengeboman Rumah Warga Palestina
Sabtu, 31 Desember 2022 - 11:23 WIB
loading...
Tentara Israel didakwa melakukan pengeboman terhadap rumah warga Palestina. Foto/Ilustrasi
A
A
A
TEL AVIV - Dua tentara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah didakwa atas insiden di Jenin, ketika mereka diduga melemparkan bom rakitan ke sebuah rumah warga Palestina dan membakarnya. Jaksa mengatakan tentara Druze itu bertindak sebagai "balas dendam" atas penculikan jasad korban kecelakaan mobil dari rumah sakit daerah.
Untuk diketahui Druze adalah warga negara pemakai bahasa Arab di Israel yang bertugas dalam Pasukan Pertahanan Israel.
Jaksa militer mengumumkan dakwaan pada Kamis malam. Mereka termasuk membuat alat peledak, penyerangan yang disengaja, perusakan properti yang disengaja dengan motif rasis, dan menghalangi penyelidikan. Kedua tentara itu telah ditahan sejak 28 November lalu.
Baca: Wajah Pemerintahan Baru Israel: Ketua DPR-nya Gay, Menterinya Anti-Negara Palestina
Prajurit lain diperkirakan akan didakwa dalam beberapa hari mendatang dengan tuduhan membantu pembuatan bom. Dua tersangka utama berasal dari komunitas Druze, sedangkan kaki tangannya adalah orang Yahudi, menurut stasiun televisi Kan, tetapi nama mereka dirahasiakan karena alasan privasi seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (31/12/2022).
Untuk diketahui Druze adalah warga negara pemakai bahasa Arab di Israel yang bertugas dalam Pasukan Pertahanan Israel.
Jaksa militer mengumumkan dakwaan pada Kamis malam. Mereka termasuk membuat alat peledak, penyerangan yang disengaja, perusakan properti yang disengaja dengan motif rasis, dan menghalangi penyelidikan. Kedua tentara itu telah ditahan sejak 28 November lalu.
Baca: Wajah Pemerintahan Baru Israel: Ketua DPR-nya Gay, Menterinya Anti-Negara Palestina
Prajurit lain diperkirakan akan didakwa dalam beberapa hari mendatang dengan tuduhan membantu pembuatan bom. Dua tersangka utama berasal dari komunitas Druze, sedangkan kaki tangannya adalah orang Yahudi, menurut stasiun televisi Kan, tetapi nama mereka dirahasiakan karena alasan privasi seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (31/12/2022).
Lihat Juga :