Korea Utara Hancurkan 10 Pos Penjaga di Zona Demiliterisasi

Rabu, 21 November 2018 - 03:38 WIB
Korea Utara Hancurkan...
Korea Utara Hancurkan 10 Pos Penjaga di Zona Demiliterisasi
A A A
PYONGYANG - Korea Utara (Korut) meledakkan 10 pos penjaga di Zona Demiliterisasi (DMZ) . Langkah itu diambil ditengah upaya dua Korea mengejar rekonsiliasi dan macetnya pembicaraan denuklirisasi dengan Amerika Serikat (AS).

Langkah itu adalah salah satu langkah yang disepekati selama pertemuan puncak Pyongyang antara Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in dan Pemimpin Korut Kim Jong-un di ibu kota negara Komunis tersebut pada bulan September lalu.

"Korea Utara mengatakan kepada Korea Selatan bahwa pihaknya akan meledakkan 10 fasilitas itu hampir bersamaan," kata Kementerian Pertahanan Korsel, seraya menambahkan bahwa tentaranya mengamati dan memastikan pos-pos jaga itu benar-benar hancur pada waktu diumumkan, seperti disitat dari AFP, Rabu (21/11/2018).

"Seoul telah menghancurkan 10 pos penjaga sendiri, kebanyakan menggunakan ekskavator," kata jurubicara kementerian pertahanan.

Korut memiliki lebih banyak fasilitas pos penjaga - yang mencakup baik struktur permukaan dan elemen bawah tanah - dan menurut kantor berita Yonhap, gerakan itu akan menyisakan sekitar 150 pos penjaga di daerah itu dengan Korsel memiliki sekitar 50 diantaranya.

Presiden Korsel, Moon Jae-in, telah melanjutkan kebijakan membangun hubungan dengan tetangganya yang terisolasi dan bersenjata nuklir. Hal ini kontras dengan Washington yang menegaskan tekanan terhadap Pyongyang harus dipertahankan sampai denuklirisasi benar-benar terwujud.

Daerah di sekitar DMZ adalah salah satu tempat yang paling dibentengi di bumi, penuh dengan ladang ranjau dan pagar kawat berduri. Namun di bawah rencana meredakan ketegangan disepakati di Pyongyang, kedua Korea melakukan demilitarisasi desa gencatan senjata Panmunjom di perbatasan, untuk meninggalkannya diawaki oleh 35 personel tak bersenjata dari masing-masing pihak.

Secara resmi disebut Daerah Keamanan Bersama (JSA), kantong itu adalah satu-satunya tempat di sepanjang perbatasan 250 kilometer tempat para tentara dari kedua Korea dan pimpinan Komando PBB yang dipimpin langsung berhadap-hadapan.
(ian)
Berita Terkait
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Utara Vs Korea Selatan
Korea Utara Hancurkan...
Korea Utara Hancurkan Lapangan Golf Milik Korea Selatan
Langka, Warga Korea...
Langka, Warga Korea Selatan Membelot ke Korea Utara
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
25 menit yang lalu
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
34 menit yang lalu
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
1 jam yang lalu
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
2 jam yang lalu
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
4 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved