Halau China, AS-Australia Bangun Basis Militer di Papua Nugini

Minggu, 18 November 2018 - 22:47 WIB
Halau China, AS-Australia...
Halau China, AS-Australia Bangun Basis Militer di Papua Nugini
A A A
PORT MORESBY - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), Mike Pence menuturkan AS akan bergabung dengan Australia dalam pembangunan kembali pangkalan angkatan laut di Papua Nugini. Hal ini dilakukan untuk melawan pengaruh China di kawasan Indo-Pasifik.

“Kami akan bekerja dengan kedua negara ini untuk melindungi kedaulatan dan hak maritim di Kepulauan Pasifik,” kata Pence, yang berbicara di pertemuan Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Papua Nugini, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (18/11).

“Dengan komitmen baru kami untuk pembiayaan pembangunan, kami telah menjadikan infrastruktur di Indo-Pasifik sebagai prioritas utama, dari jalan ke rel kereta api, pelabuhan ke jaringan pipa, bandara hingga jalur data. AS memiliki pendekatan yang berprinsip yang sangat berbeda dengan negara lain," sambungnya.

AS dan Australia akan bersama-sama mengembangkan Pangkalan Angkatan Laut Lombrum di Pulau Manus dalam upaya melawan pengaruh strategis China yang terus tumbuh. Dalam beberapa tahun terakhir, China telah berinvestasi di kawasan ini, mengeluarkan pinjaman dan meluncurkan proyek infrastruktur di beberapa negara di Pasifik sebagai bagian dari inisatif jalur sutera baru China.

Sebelumnya pada awal bulan November, Perdana Menteri Australia, Scott Morrison mengatakan bahwa Australia akan dengan cepat meningkatkan komitmennya di wilayah tersebut. Dia mengungkapkan rencananya untuk bermitra dengan Papua Nugini dalam mengembangkan kembali Lombrum, ditengah spekulasi bahwa China akan membangun pangkalan militernya sendiri di Pasifik.

Sementara itu, kepala Asia Society Australia, hilipp Ivanov menuturkan proyek bersama AS-Australia dapat menjadi tanda bahwa fokus pemerintahan Donald Trump pada kebijakan baru yang kompetitif terhadap China di Indo-Pasifik bukan hanya retorik, tapi itu adalah hal yang nyata.

"Ini bisa menjadi positif bagi kawasan, tetapi AS harus memastikan komitmennya melampaui komponen militer dan membantu mengembangkan perdagangan dan infrastruktur," ucap Ivanov.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
30 menit yang lalu
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
1 jam yang lalu
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
2 jam yang lalu
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
2 jam yang lalu
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
3 jam yang lalu
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
4 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved