Tolak Gencatan Senjata dengan Hamas, Menhan Israel Mundur

Rabu, 14 November 2018 - 20:25 WIB
Tolak Gencatan Senjata...
Tolak Gencatan Senjata dengan Hamas, Menhan Israel Mundur
A A A
TEL AVIV - Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman secara mengejutkan menyatakan mundur dari posisinya. Pengunduran diri Lieberman merupakan bentuk protes atas kesepakatan gencatan senjata yang dicapai Israel dan Hamas, yang disebutnya sebagai kapitulasi untuk teror.

Seperti diketahui, Hamas dan kelompok militan Palestina lainnya menyepakati perjanjian gencatan senjata selama dua hari dengan Israel di Gaza. Kesepakatan itu dicapai setelah adanya pembicaraan yang ditengahi oleh Mesir.

Israel sejatinya belum memberikan pernyataan apapun mengenai gencatan senjata ini. Tetapi sejak semalam, serangan roket dan serangan udara Israel telah berhenti.

"Kalau saya tetap di posisi saya, saya tidak akan bisa melihat mata warga di selatan," ucap Lieberman, merujuk kepada wilayah yang menjadi sasaran tembak rudal Hamas, seperti dilansir Reuters pada Rabu (14/11).

Lieberman mengatakan, pengunduran dirinya, yang akan berlaku 48 jam setelah dia menyerahkan surat resmi kepada Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, juga secara otomatis akan menarik partai yang dia pimpin, yakni Partai Beitenu dari koalisi pemerintah.

Keluarnya Partai Beitenu akan membuat koalisi Netanyahu hanya memiliki 61 dari 120 kursi di Parlemen Israel. Hal ini, menurut beberapa pengamat, akan membuat posisi Netanyahu terancam dalam pemilu Israel yang akan berlangsung pekan depan.

Para pengamat berspekulasi bahwa Netanyahu, yang meskipun peringkat persetujuannya telah rusak oleh berbagai investigasi korupsi, mungkin mengedepankan pemungutan suara. Netanyahu diprediksi akan lebih memilih mempertahankan Lieberman, dibandingkan dengan kesepakatan damai dengan Hamas.
(esn)
Berita Terkait
Aksi Brutal Polisi Israel...
Aksi Brutal Polisi Israel Serbu Puluhan Jemaah di Masjid Al-Aqsa
Penampakan Rudal Iran...
Penampakan Rudal Iran saat Melintas di Atas Masjid Al Aqsa
Israel Serang Kamp Al...
Israel Serang Kamp Al Maghazi di Gaza Saat Malam Natal Menewaskan 70 orang
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Israel Menembaki Warga...
Israel Menembaki Warga Gaza di Distribusi Bantuan, 155 Terluka dan 20 Tewas
Panik Dibombardir Iran,...
Panik Dibombardir Iran, Israel Minta Dewan Keamanan PBB Rapat Darurat
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
30 menit yang lalu
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
1 jam yang lalu
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
1 jam yang lalu
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
2 jam yang lalu
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
3 jam yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
3 jam yang lalu
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved