Selidik Pemerintahannya, Trump Ancam Investigasi Demokrat

Kamis, 08 November 2018 - 01:44 WIB
Selidik Pemerintahannya,...
Selidik Pemerintahannya, Trump Ancam Investigasi Demokrat
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan jika Partai Demokrat di DPR mulai menyelidiki dia dan pemerintahannya, ia akan memastikan Partai Republik di Senat akan menginvestigasi Partai Demokrat.

"Jika Demokrat berpikir mereka akan membuang-buang uang pembayar pajak menyelidiki kita di tingkat DPR, maka kita juga akan dipaksa untuk mempertimbangkan menyelidiki mereka untuk semua kebocoran informasi rahasia, dan banyak lagi, di tingkat Senat. (Kami) berdua bisa bermain game itu! " kata Trump melalui Twitter seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (8/11/2018).

Pernyataan Trump muncul setelah anggota Komite Intelijen DPR Eric Swalwell mengatakan di NBC Today Show pada hari itu bahwa Demokrat di DPR AS merencanakan untuk melakukan investigasi terhadap Presiden Donald Trump yang tidak ingin dilakukan oleh Partai Republik, begitu mereka mengambil alih DPR pada bulan Januari 2019.

"Kami akan melakukan penyelidikan yang tidak ingin dilakukan oleh Partai Republik. Kami akan mengisi kekosongan pada investigasi Rusia. Orang-orang Amerika akan melihat pengembalian pajaknya, bukan karena minat voyeuristik, tetapi karena mereka harus tahu apakah dia korup," kata Swalwella.

"Dan kita akan melihat voting pada akses ke Oval Office dan hal-hal yang memprihatinkan, dan kesulitan keuangannya di luar negeri," imbuhnya.

Partai Demokrat memenangkan mayoritas Dewan Perwakilan AS dalam pemilihan tengah semester pada hari Selasa, dan secara resmi akan mengambil alih ketika Kongres baru mengambil alih kantor pada Januari 2019.

Partai Republik masih akan mengendalikan Senat AS pada bulan Januari, karena mereka dapat mempertahankan mayoritas kursi mereka dalam pemilu sela. Menurut laporan media terbaru, Partai Republik memegang 52-44 kursi mayoritas di Senat. Di majelis rendah Kongres atau DPR, Demokrat sejauh ini memiliki 219-193 kursi mayoritas.
(ian)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Tak Jadi Ditahan, Usai...
Tak Jadi Ditahan, Usai Diperiksa Donal Trump Kembali ke Florida
Berita Terkini
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
13 menit yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
38 menit yang lalu
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
56 menit yang lalu
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
2 jam yang lalu
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
3 jam yang lalu
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
4 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved