Hadapi AS dan Rusia, Macron Serukan Dibentuknya Tentara Eropa

Rabu, 07 November 2018 - 01:17 WIB
Hadapi AS dan Rusia,...
Hadapi AS dan Rusia, Macron Serukan Dibentuknya Tentara Eropa
A A A
PARIS - Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan dibentuknya tentara Eropa saat benua itu akan memperingati satu abad Perang Dunia I. Tentara Eropa dibutuhkan untuk membela diri terhadap Rusia dan bahkan Amerika Serikat (AS).

Macron mengatakan Eropa perlu mengurangi ketergantungannya pada kekuatan Amerika, paling tidak setelah Presiden Donald Trump mengumumkan ia menarik diri dari perjanjian nuklir era Perang Dingin.

Untuk diketahi, presiden berusia 40 tahun itu telah mendorong terbentuknya pasukan militer Uni Eropa seiring dengan dirinya terpilih menjadi orang nomor satu di Prancis.

"Kami harus melindungi diri kami sendiri dengan menghormati China, Rusia dan bahkan Amerika Serikat," kata Macron kepada radio Europe 1.

"Ketika saya melihat Presiden Trump mengumumkan bahwa dia keluar dari perjanjian perlucutan senjata nuklir yang dibentuk setelah krisis rudal euro tahun 1980-an yang melanda Eropa, yang menjadi korban utama? Eropa dan keamanannya," terangnya.

"Kami tidak akan melindungi orang Eropa kecuali kami memutuskan untuk memiliki tentara Eropa sejati," katanya dalam wawancara, yang direkam pada Senin malam di Verdun, timur laut Prancis, ketika Macron melakukan tur ke bekas garis depan wilayah Barat selama peringatan seratus tahun Perang Dunia I.

Dihadapkan dengan Rusia yang berada di perbatasan Eropa dan telah menunjukkan bahwa itu dapat menjadi ancaman, Macron berpendapat: "Kita membutuhkan Eropa yang membela dirinya sendiri dengan lebih baik, tanpa bergantung pada Amerika Serikat, dengan cara yang lebih berdaulat," seperti dikutip dari AFP, Rabu (7/11/2018).

Uni Eropa meluncurkan dana pertahanan gabungan multi-miliar euro tahun lalu yang dirancang untuk mengembangkan kapasitas militer Eropa dan membuat benua itu lebih mandiri secara strategis.

Prancis juga mempelopori pembentukan pasukan sembilan negara yang dirancang untuk mampu dengan cepat meningkatkan operasi militer gabungan, evakuasi dari zona perang, atau memberikan bantuan dalam bencana alam.

"Perdamaian di Eropa genting," Macron mengatakan kepada Europe 1.

"Kami telah terpukul oleh upaya gangguan di ruang siber dan beberapa intervensi di negara demokrasi kami," katanya dalam referensi nyata ke Rusia.

Dia juga memperingatkan kekuatan otoriter yang muncul kembali dan mempersenjatai dirinya kembali dalam batas-batas di Eropa.

Macron telah memperingatkan meningkatnya nasionalisme saat ia mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah puluhan pemimpin dunia, termasuk Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin, pada hari Minggu untuk menandai 100 tahun sejak gencatan senjata Perang Dunia I.

Ia mengulangi peringatannya pada Selasa bahwa dia dikejutkan oleh kesamaan antara dunia saat ini dan krisis keuangan serta nasionalisme bermain di tengah ketakutan orang pada 1930-an.

"Kedamaian dan kemakmuran yang dinikmati Eropa selama 70 tahun adalah momen emas dalam sejarah kita," katanya, memperingatkan bahwa ini adalah pengecualian daripada aturan.

"Selama ribuan tahun, itu tidak pernah berlangsung lama," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
Menlu Italia: Uni Eropa...
Menlu Italia: Uni Eropa Didominasi Amerika Serikat
Uni Eropa akan Terus...
Uni Eropa akan Terus Dukung Ukraina Tanpa Amerika Serikat
Macron bisa Pimpin Perundingan...
Macron bisa Pimpin Perundingan Uni Eropa dengan Rusia
Uni Eropa Depak Amerika...
Uni Eropa Depak Amerika Serikat dari Daftar Perjalanan Aman
Negara-negara Eropa...
Negara-negara Eropa yang Dihasut Amerika Serikat untuk Boikot Gas Rusia
Macron Ingin Senjata...
Macron Ingin Senjata Nuklir Prancis Jadi Tameng Uni Eropa Melawan Ancaman Rusia
Berita Terkini
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
4 menit yang lalu
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
1 jam yang lalu
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
2 jam yang lalu
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
2 jam yang lalu
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
3 jam yang lalu
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
3 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved