Proyek Jet Tempur KFX/IFX, Indonesia-Korsel Renegosiasi

Kamis, 25 Oktober 2018 - 17:08 WIB
Proyek Jet Tempur KFX/IFX,...
Proyek Jet Tempur KFX/IFX, Indonesia-Korsel Renegosiasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia membenarkan bahwa pemerintah akan renegosiasi atau negosiasi ulang dengan Korea Selatan (Korsel) terkait kelanjutan proyek pengembangan jet tempur KFX/IFX. Menurut juru bicara Kemlu Arrmanatha Nasir, negosiasi ulang hanya untuk yang bersifat teknis.

Arrmanatha mengatakan proses negosiasi ulang ini sejatinya sudah diangkat dalam pertemuan antara Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di Seoul beberapa waktu lalu.

"Ini kan merupakan proses renegosiai dengan Korea, sudah kita bahas pada pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Presiden Korsel beberapa waktu lalu. Ini merupakan bagian dari renegosiai tentang hal itu," katanya, saat briefing mingguan hari Kamis (25/10/2018).

"Ini renegosiasinya bersifat teknis, ada beberapa hal yang tidak bisa dipaparkan dulu karena hal-hal itu masih kita renegosiasi kembali," ujarnya.

Ditanya tentang komitmen Indonesia tentang nasib proyek gabungan tersebut, diplomat Indonesia itu berujar;"Itu sesuatu yang masih kita renegosiasi lagi. Jadi kita liat ke depannya".

Sebelumnya, Korsel memastikan akan tetap melanjutkan proyek pengembangan jet tempur gabungan dengan Indonesia, meskipun Jakarta belum membayarkan dana kontribusinya sebesar USD 200 juta.

Pada tahun 2014 kedua negara sepakat untuk mengembangkan jet tempur, yang oleh Korsel diberi nama KF-X, dan oleh Indonesia diberi nama IF-X. Proyek ini diperkirakan bernilai sekitar USD 7,9 miliar.

Indonesia setuju untuk membayar 20 persen dari biaya pengembangan. Indonesia meminta agar proses pembayaran dalam proyek ini dibuat lebih ringan.

Badan pengadaan senjata Korsel, Defense Acquisition Program Administration (DAPA), menyatakan bahwa meskipun ada kendala pada masalah pendanaan, proyek tersebut sampai saat ini masih berjalan.

"Selama pertemuan puncak Korsel-Indonesia pada bulan September, disepakati untuk terus mengembangkan KF-X. Tentang kontribusi, kami berencana untuk bernegosiasi lebih lanjut," kata pihak DAPA melalui seorang juru bicaranya.
(mas)
Berita Terkait
Bungkam Korea Selatan...
Bungkam Korea Selatan 2-0, Yordania Melenggang ke Final Piala Asia 2023
10 Mahasiswa Indonesia...
10 Mahasiswa Indonesia Lolos Program Magang di Korea Selatan
Nuansa Khas Korea Selatan...
Nuansa Khas Korea Selatan di Pusat Perbelanjaan
YouTuber Indonesia Bermain...
YouTuber Indonesia Bermain Drama Korea Lunch Box
469 Pekerja Migran Indonesia...
469 Pekerja Migran Indonesia Akan Disalurkan ke Korea Selatan
Wow! Pratama Arhan Jadi...
Wow! Pratama Arhan Jadi Rebutan Klub di Liga Korea Selatan
Berita Terkini
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
39 menit yang lalu
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
1 jam yang lalu
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
3 jam yang lalu
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
3 jam yang lalu
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
4 jam yang lalu
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
5 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved