Rusia Kirim Versi S-300 yang Lebih Canggih ke Suriah

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 01:28 WIB
Rusia Kirim Versi S-300...
Rusia Kirim Versi S-300 yang Lebih Canggih ke Suriah
A A A
MOSKOW - Rusia dilaporkan telah memasok militer Suriah dengan sistem pertahanan rudal S-300PM-2, versi lain dari S-300 yang lebih canggih. Pengiriman senjata pertahanan itu untuk melawan serangan Israel.

Surar kabar Izvestia, pada hari Jumat (19/10/2018), melaporkan S-300PM-2 yang dipasok ke militer Damaskus menawarkan sistem radar dan komunikasi yang lebih canggih. Senjata pertahanan itu telah digunakan oleh tentara Rusia sejak 2010.

Laporan yang mengutip pejabat di Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, tiga baterai dari sistem S-300PM-2 telah ditransfer ke Suriah. Sistem baru ini merupakan pasokan tambahan dari baterai S-300 yang dikirim Moskow awal bulan ini.Meski demikian, baik militer Moskow maupun Damaskus secara resmi belum mengonfirmasi laporan tersebut.
Pada 17 September lalu pesawat mata-mata Il-20 Rusia secara tak sengaja ditembak jatuh oleh sistem rudal S-200 Suriah saat merespons serangan beberapa jet tempur F-16 Israel di Latakia. Insiden yang menewaskan 15 tentara Moskow itu telah memicu ketegangan antara Rusia dan Israel, di mana Moskow menyalahkan Tel Aviv dalam tragedi tersebut.

Pada tanggal 9 Oktober, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengaku telah berbicara dengan Wakil Perdana Menteri Rusia Maxim Akimov di Yerusalem. Netanyahu mengatakan bahwa Israel harus terus menyerang target musuh di Suriah, meskipun Moskow mengirimkan sistem pertahanan canggih tersebut.

Kepada Akimov, Netanyahu mencoba meyakinkan bahwa upaya serangan militer Israel di Suriah untuk mencegah Iran memasok persenjataan canggih kepada sekutu Lebanon-nya, Hizbullah.

"Meskipun ada pengiriman sistem pertahanan udara S-300 kepada militer Suriah, Israel berkomitmen untuk pertahanan dirinya akan melanjutkan aktivitas yang sah di Suriah terhadap Iran dan proksinya, yang menyatakan niat mereka untuk menghancurkan kita," kata Netanyahu.

Pertemuan itu adalah pertemuan umum pertama antara pejabat senior Rusia dan Netanyahu sejak insiden pesawat Il-20.

Netanyahu, yang bertemu Akimov di sela-sela pertemuan komite ekonomi bilateral, mengatakan bahwa dia yakin bahwa perselisihan dengan Moskow akan diselesaikan.

"Saya pikir dengan akal sehat dan niat baik kita bisa mencapai solusi yang akan memungkinkan kelanjutan koordinasi yang baik antara militer Rusia dan Israel," katanya.
(mas)
Berita Terkait
Israel Tembaki Posisi...
Israel Tembaki Posisi Kelompok Pro-Iran di Dekat Dataran Tinggi Golan
Hizbullah: Israel Serang...
Hizbullah: Israel Serang Situs Rudal Suriah karena Takut Jadi Ancaman Baru
Israel Tuding Iran Gunakan...
Israel Tuding Iran Gunakan Fasilitas di Suriah untuk Produksi Senjata
3 Negara Pemasok Senjata...
3 Negara Pemasok Senjata Hizbullah, Kelompok Lebanon yang di Ambang Perang dengan Israel
Takut Diserang Hizbullah,...
Takut Diserang Hizbullah, Israel Bombardir Situs Rudal Suriah
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
3 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
5 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
5 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
7 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
8 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
9 jam yang lalu
Infografis
Untuk Lawan Rusia, AS...
Untuk Lawan Rusia, AS Kirim 90 Rudal Patriot dari Israel ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved