Turki: Konsulat Saudi akan Segera Digeledah

Selasa, 09 Oktober 2018 - 19:43 WIB
Turki: Konsulat Saudi...
Turki: Konsulat Saudi akan Segera Digeledah
A A A
ANKARA - Kementerian Luar Negeri Turki menuturkan, kepolisian di Istanbul akan segera melakukan penggeledahan di Konsulat Arab Saudi di kota itu. Penggeledahan ini adalah bagian dari penyelidikan atas hilangnya jurnalis terkemuka Saudi, Jamal Khashoggi.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki, Hami Aksoy mengatakan, meskipun konvensi Wina menyatakan bahwa gedung konsulat memiliki kekebalan, namun mereka dapat digeledah oleh otoritas negara tuan rumah dengan persetujuan dari kepala misi perwakilan.

"Gedung konsulat akan digeledah dalam rangka penyelidikan," bunyi pernyataan Aksoy, seperti dilansir Reuters pada Selasa (9/10).

Turki, kemarin secara resmi meminta izin untuk menggeledah Konsulat Saudi di Istanbul. Awal pekan lalu, Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman mengaku siap memberikan izin. Menurutnya, Arab Saudi tidak menyembunyikan apa pun terkait hilangnya Khashoggi.

Khashoggi selama ini dikenal sebagai wartawan yang keras mengkritik keluarga kerajaan, termasuk Raja Salman dan Pangeran Mohammed bin Salman. Kritik-kritik yang dia lontarkan termasuk kebijakan blokade Qatar dan perang di Yaman.

Jurnalis itu meninggalkan negaranya tahun lalu karena takut ditangkap. Dia tinggal di pengasingan di Amerika Serikat (AS). Namun, pada 2 Oktober 2018 dia datang ke konsulat Saudi di Istanbul untuk mengambil dokumen yang berkaitan dengan pernikahannya yang akan datang dan sejak saat itu sosok Khashoggi hilang bagai ditelan bumi.

Menurut tunangannya, petugas penjaga Konsulat Saudi mengatakan kepadanya, bahwa Khashoggi telah pergi. Namun, sumber pemerintah Turki mengklaim bahwa polisi yakin wartawan yang jadi kolumnis opini untuk Washington Post itu tewas di dalam gedung konsulat.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan telah menuntut Saudi untuk memberikan bukti bahwa Khashoggi telah meninggalkan konsulat Saudi di Istanbul. Erdogan mengaku memantau penyelidikan kasus hilangnya wartawan tersebut.
(esn)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
1 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
2 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
2 jam yang lalu
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
3 jam yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
5 jam yang lalu
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
6 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved