Kelompok Korban Ungkap 255 Kasus Seks Imam Gereja Polandia

Senin, 08 Oktober 2018 - 10:30 WIB
Kelompok Korban Ungkap...
Kelompok Korban Ungkap 255 Kasus Seks Imam Gereja Polandia
A A A
WARSAWA - Sebuah yayasan swasta di Polandia yang mewakili para korban pelecehan seksual terhadap anak-anak mengungkap ada 255 kasus yang melibatkan para imam gereja Katolik. Keuskupan Opole di Polandia barat daya meminta maaf atas pelecehan seks yang dilakukan para imam gereja.

Yayasan bernama The Have No Fear mengatakan peta kasus yang dikompilasi mewakili 255 anak di bawah usia 15 tahun yang disiksa oleh para pendeta di Polandia. Kasus-kasus itu diambil dari catatan pengadilan, laporan media dan pengakuan korban yang selamat yang dikumpulkan oleh yayasan.

Menurut yayasan itu, lebih dari 50 imam gereja telah dihukum karena menyalahgunakan anak-anak. Beberapa dari mereka menjalani hukuman di penjara dan dipindahkan ke paroki-paroki baru ketika mereka keluar.

Penyalahgunaan anak-anak oleh pendeta, baik yang diduga maupun yang dibuktikan di pengadilan, telah menempatkan para pemimpin gereja di Polandia di bawah tekanan untuk menghadapi masalah. Konferensi Wali Gereja Polandia mengatakan mereka sedang mengerjakan laporan tentang skala paedofilia di gereja, yang akan diterbitkan pada akhir November.

Anggota parlemen Polandia, Joanna Scheuring-WielgusPeta, mengatakan laporan itu akan diperbarui karena lebih banyak kasus yang dilaporkan dan dibawa ke pengadilan.

Uskup di Keuskupan Opole di Polandia barat daya, Andrzej Czaja, pada hari Minggu meminta maaf atas pelecehan seksual yang dilakukan oleh orang-orang Gereja. Pihaknya meminta pengampunan dari umat Katolik "karena dosa besar".

Selama kebaktian hari Minggu, para imam membaca surat di mana Czaja melaporkan bahwa enam imam di keuskupannya baru-baru ini dihukum karena menyalahgunakan anak-anak.

"Kami penuh dengan rasa sakit, malu dan merasa putus asa," kata Czaja dalam surat itu, seperti dikutip Fox News, Senin (8/10/2018).

Uskup di Warsawa juga membuat permintaan maaf yang sama. Yayasan The Have No Fear telah menggelar demonstrasi di Ibu Kota Polandia, Warsawa, dan beberapa kota lainnya pada hari Minggu untuk menuntut gereja berhenti melindungi imam paedofil.
(mas)
Berita Terkait
Presiden Polandia Sebut...
Presiden Polandia Sebut LGBT Lebih Menghancurkan dari Komunisme
Pandemi Corona Ciptakan...
Pandemi Corona Ciptakan Sejarah Baru dalam Pilpres Polandia
Polandia Vs Belanda:...
Polandia Vs Belanda: The Oranye Menang 2-1!
Warga Rusia Nyaru Jadi...
Warga Rusia Nyaru Jadi Sekjen PBB, Ngeprank Presiden Polandia
Gereja Katolik Polandia...
Gereja Katolik Polandia Laporkan Ratusan Klaim Pelecehan Seks oleh Pastor
Komisi Negara: Hampir...
Komisi Negara: Hampir 30% Tersangka Pedofilia di Polandia adalah Pastor
Berita Terkini
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
27 menit yang lalu
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
1 jam yang lalu
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
2 jam yang lalu
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
3 jam yang lalu
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
4 jam yang lalu
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
5 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved