Pembicaraan Segi Tiga China, Korut, Rusia Digelar di Moskow
Sabtu, 06 Oktober 2018 - 11:42 WIB
Pembicaraan Segi Tiga China, Korut, Rusia Digelar di Moskow
A
A
A
PYONGYANG - Konsultasi trilateral antara deputi menteri luar negeri China, Korea Utara (Korut) dan Rusia akan diadakan di Moskow pada hari Selasa. Hal itu dikatakan oleh Kedutaan Besar (Kedubes) Rusia di Pyongyang.
Kedubes Rusia mengatakan pada hari Kamis lalu Wakil Menteri Luar Negeri Korut, Choe Son-hui, meninggalkan Pyongyang ke Moskow untuk berpartisipasi dalam pembicaraan bilateral Korut-Rusia dan pembicaraan trilateral pertama dengan Rusia dan China di Ibu Kota Rusia.
"Konsultasi akan diadakan pada 8 dan 9 Oktober, masing-masing akan diadakan pembicaraan bilateral dan trilateral," kata Kedubes Rusia seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (6/10/2018).
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan selama pertemuan Dewan Keamanan PBB bahwa China percaya beberapa sanksi terhadap Korut harus dikurangi untuk mendorong kemajuan lanjutan menuju denuklirisasi.
Sebelumnya juga, Presiden Rusia Vladimir Putin mendesak untuk memastikan keamanan di kawasan Asia-Pasifik guna mencapai pembangunan berkelanjutan dan mencegah munculnya konflik baru serta menyelesaikan yang lama melalui dialog.
Kedubes Rusia mengatakan pada hari Kamis lalu Wakil Menteri Luar Negeri Korut, Choe Son-hui, meninggalkan Pyongyang ke Moskow untuk berpartisipasi dalam pembicaraan bilateral Korut-Rusia dan pembicaraan trilateral pertama dengan Rusia dan China di Ibu Kota Rusia.
"Konsultasi akan diadakan pada 8 dan 9 Oktober, masing-masing akan diadakan pembicaraan bilateral dan trilateral," kata Kedubes Rusia seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (6/10/2018).
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan selama pertemuan Dewan Keamanan PBB bahwa China percaya beberapa sanksi terhadap Korut harus dikurangi untuk mendorong kemajuan lanjutan menuju denuklirisasi.
Sebelumnya juga, Presiden Rusia Vladimir Putin mendesak untuk memastikan keamanan di kawasan Asia-Pasifik guna mencapai pembangunan berkelanjutan dan mencegah munculnya konflik baru serta menyelesaikan yang lama melalui dialog.
(ian)