Rusia Mulai Uji Coba Senjata Elektromagnetik

Selasa, 02 Oktober 2018 - 09:26 WIB
Rusia Mulai Uji Coba...
Rusia Mulai Uji Coba Senjata Elektromagnetik
A A A
MOSKOW - Rusia telah memulai uji coba senjata elektromagnetik di lapangan. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Pertama CEO perusahan teknologi radio elektrinik, KRET, Vladimir Mikheyev.

Ia mengatakan bahwa sistem senjata gelombang pendek eksis dan berkembang dengan sukses.

"Pengujian dilakukan tanpa henti di laboratorium dan di lokasi uji coba," kata Mikheyev ketika ditanya apakah senjata tersebut sudah diuji seperti dinukil dari laman TASS, Selasa (2/10/2018).

Ia menambahkan bahwa penelitian aktif sedang dilakukan ke dalam sistem perlindungan dari senjata elektromagnetik.

Sebelumnya, KRET mengatakan bahwa senjata semacam itu akan dapat sepenuhnya menghancurkan sistem radio elektronik musuh, misalnya, sistem pelacak rudal. Ada rencana untuk mempersenjatai drone generasi keenam Rusia dengan senjata elektromagnetik ini.

KRET didirikan pada tahun 2009 sebagai perusahaan manajemen khusus Rostec di bidang radioelectronics. Perusahaan ini memiliki perhatian yang besar terhadap radio elektronik.
(ian)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
1 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
2 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
4 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
5 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
6 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved