Kapal dengan 400 Orang Tenggelam di Danau Victoria Tanzania

Jum'at, 21 September 2018 - 03:39 WIB
Kapal dengan 400 Orang...
Kapal dengan 400 Orang Tenggelam di Danau Victoria Tanzania
A A A
UKEREWE - Sebuah kapal feri, yang dilaporkan membawa hingga 400 orang, tenggelam di Danau Victoria, Tanzania, Kamis malam. Data sementara, sudah 42 korban ditemukan tewas.

Tim-tim darurat sudah dikirim ke lokasi kejadian. Namun, mereka menghentikan operasi penyelamatan hingga Jumat (21/9/2018) pagi. Demikian disampaikan Komisaris Distrik Ukerewe Kolonel Lucas Magembe kepada Reuters.

Seorang pejabat lokal yang dikutip oleh BBC mengatakan kapal itu kelebihan muatan dengan lebih dari 400 orang. Laporan lain menyatakan, ada sekitar 300 orang berada di atas kapal.

Jumlah pasti orang di atas kapal sulit untuk ditentukan. Menurut laporan Reuters, orang yang membagikan tiket termasuk di antara mereka yang tenggelam.

Kapal yang tenggelam itu adalah kapal feri MV Nyerere. Lokasi insiden berada di dekat pantai antara pulau Ukora dan Bugolora.

"Kami berdoa kepada Tuhan untuk memberi kami harapan dalam kecelakaan seperti ini," kata Komisaris Regional Adam Malima kepada wartawan.

"Kami berdoa kepada Tuhan untuk memberi kami harapan bahwa tidak ada korban tewas yang besar," katanya lagi.

Theresia Mwami, juru bicara operator layanan feri nasional TEMESA, mengatakan bahwa pemeliharaan telah dilakukan terhadap kapal feri tersebut dalam beberapa bulan terakhir. Dua mesin kapal juga sudah dirombak.

Tragedi kapal tenggelam bukan sekali ini terjadi di Tazania. Pada 2012, sebanyak 145 orang tewas dalam musibah kapal feri di negara semi-otonom di Zanzibar di Samudra Hindia. Kapal waktu itu dalam kondisi penuh sesak.

Pada tahun 1996, sebuah tragedi kapal feri juga terjadi di area yang sama di Danau Victoria. Kala itu jumlah korban tewas mencapai sekitar 500 orang.

Danau Victoria adalah danau terbesar di Afrika dan terbesar kedua di dunia berdasarkan luas permukaan setelah Danau Superior di Amerika Utara. Danau itu menjadi lokasi wisata populer, di mana banyak perusahaan lokal menawarkan perjalanan perahu ke tempat-tempat margasatwa, mulai dari kuda nil hingga burung-burung eksotis di sekitar danau.
(mas)
Berita Terkait
Kenakan Celana Hitam...
Kenakan Celana Hitam Ketat, Legislator Perempuan Tanzania 'Diusir' dari Ruang Rapat
Temukan Batu Langka,...
Temukan Batu Langka, Warga Tanzania Jadi Miliarder Dadakan
Presiden Ini Sesumbar...
Presiden Ini Sesumbar Negaranya Bebas COVID-19 tapi Hilang 18 Hari lalu Meninggal
Presiden Tanzania: Persyaratan...
Presiden Tanzania: Persyaratan Utang China hanya Bisa Diterima oleh Pria Mabuk
Samia Suluhu Hassan...
Samia Suluhu Hassan Jadi Presiden Wanita Pertama Tanzania
Kambing dan Pepaya Dites...
Kambing dan Pepaya Dites Positif Corona, Alat Tes di Tanzania Rusak
Berita Terkini
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
48 menit yang lalu
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
1 jam yang lalu
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
2 jam yang lalu
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
2 jam yang lalu
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
3 jam yang lalu
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved