Rusia: Ukraina Penembak Jatuh Malaysia Airlines MH17 dengan Rudal Buk

Senin, 17 September 2018 - 17:42 WIB
Rusia: Ukraina Penembak...
Rusia: Ukraina Penembak Jatuh Malaysia Airlines MH17 dengan Rudal Buk
A A A
MOSKOW - Pemerintah Rusia pada Senin (17/9/2018) mengklaim Ukraina yang menembak jatuh pesawat Malaysia Airlines MH17 pada Juli 2014. Pesawat itu dijatuhkan dengan rudal Buk, di mana 298 orang di dalam pesawat tewas, termasuk 12 penumpang asal Indonesia.

Dalam konferensi pers, militer Rusia mengatakan misil Buk dibangun di sebuah pabrik dekat Moskow selama Perang Dingin dan dikirim ke Ukraina pada 1986 yang ketika itu masih menjadi bagian dari Republik Soviet.

Selama ini tim penyelidik internasional menyimpulkan Rusia sebagai pihak yang disalahkan dalam tragedi penembakan pesawat sipil di wilayah udara Donetsk, Ukraina timur.

Para penyelidik yang dipimpin Belanda mengklaim rudal Buk buatan dan milik militer Rusia.

Militer Rusia, dalam konferensi pers, memberikan rekaman audio yang diklaim sebagai bukti bahwa Ukraina terlibat dalam tragedi penerbangan tersebut. Mereka mengklaim nomor seri ditemukan di fragmen rudal yang menunjukkan misil itu dibangun pada tahun 1986 dan itu dimiliki oleh Ukraina.

"Gambar-gambar traktor, trailer, dan (misil) Buk disusun ke bagian gambar yang sesuai dari jalan motor selama produksi video ini. Banyak tanda-tanda pemalsuan rekaman video juga terungkap dalam sebuah episode yang menunjukkan pergerakan (misil) Buk di Lugansk," kata militer Rusia, seperti dikutip Sputnik.

"Pada tanggal 24 Mei 2018, briefing diadakan oleh perwakilan dari Tim Investigasi Gabungan, di mana serpihan mesin dan nosel rudal sistem rudal Buk telah ditunjukkan. Menurut para peneliti, pesawat MH17 Malaysia Boeing jatuh pada 17 Juli 2014. Pada saat yang sama, perhatian tertarik pada jumlah komponen ini dari rudal 9M38, yang dapat Anda lihat pada slide," kata Kepala Direktorat Rudal dan Artileri Utama Militer Rusia, Letnan Jenderal Nikolai Parshin.

Kementerian Pertahanan Rusia memperingatkan bahwa Ukraina dapat menghancurkan dokumentasi untuk rudal yang menjatuhkan pesawat MH17 dengan tujuan untuk menyembunyikan kebenaran.

"Saya ingin memberitahu Anda siapa penerima dan yang menggunakan roket ini. Jadi rudal pada 29 Desember 1986, dikirim dengan kereta api ke unit militer 20152. Sudah diketahui bahwa rudal itu diterima oleh unit militer," ujar Parshin mengacu pada unit militer Ukraina yang saat itu masih menjadi bagian dari Soviet.

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia misil Buk berulang kali digunakan militer Ukraina dalam apa yang Kiev sebut sebagai operasi anti-teroris di Donetsk dan Lugansk.Tim Investigasi Gabungan Internasional belum berkomentar atas klaim Rusia. Pemerintah Ukraina dan Malaysia juga belum berkomentar.
(mas)
Berita Terkait
Pengadilan Belanda Lacak...
Pengadilan Belanda Lacak Rudal BUK yang Jatuhkan Malaysia Airlines MH17
Hakim: Sudah Pasti MH17...
Hakim: Sudah Pasti MH17 Dijatuhkan Rudal BUK Rusia
Ada Indikasi Putin Suplai...
Ada Indikasi Putin Suplai Rudal yang Menembak Jatuh Pesawat MH-17
Mengenang Malaysia Airlines...
Mengenang Malaysia Airlines MH17 Dirudal Jatuh di Langit Ukraina, 298 Tewas Termasuk 12 WNI
Situasi Genting, Pesawat...
Situasi Genting, Pesawat Sipil Diminta Hati-hati Terbang di Langit Ukraina-Rusia
Tersangka Penembak Malaysia...
Tersangka Penembak Malaysia Airlines MH17: Rusia Harus Mengebom Nuklir Anggota NATO
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
2 jam yang lalu
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
3 jam yang lalu
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
4 jam yang lalu
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
5 jam yang lalu
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
6 jam yang lalu
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
6 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved