Korut Sebut Kampanye Kotor AS Lemahkan Kesepakatan Trump-Jong-un

Sabtu, 15 September 2018 - 00:28 WIB
Korut Sebut Kampanye...
Korut Sebut Kampanye Kotor AS Lemahkan Kesepakatan Trump-Jong-un
A A A
SEOUL - Korea Utara (Korut) menuding Amerika Serikat (AS) beredar kepalsuan yang tidak masuk akal dan melakukan kampanye kotor. Tudingan tersebut muncul setelah Washington menuduh seorang hacker yang diduga bekerja untuk pemerintah Korut sehubungan dengan serangan siber, termasuk serangan 2014 pada Sony Pictures Entertainment.

Pernyataan Korut, yang ditandatangani oleh seorang peneliti di sebuah lembaga Kementerian Luar Negeri, mengatakan tuduhan itu dapat merusak pelaksanaan perjanjian yang dicapai antara Presiden Trump dan pemimpin Korut Kim Jong-un di Singapura pada Juni lalu.

"AS benar-benar keliru jika berusaha mendapatkan apa pun dari kami melalui kepalsuan dan keburukan yang tidak masuk akal," Han Yong-song di Institut Kajian Amerika Kementerian Luar Negeri mengatakan dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh Kantor Berita Pusat Korea yang dikelola negara.

Departemen Kehakiman AS pekan lalu mengumumkan tuntutan terhadap Park Jin-hyok, menuduhnya meretas atas nama militer Korut. Ia juga dituduh terlibat dalam upaya untuk mencuri Rp14 triliun dari Bank Bangladesh pada tahun 2016, serta penyebaran virus WannaCry 2.0 yang mempengaruhi lebih dari 230 ribu komputer di 150 negara tahun lalu.

Namun pernyataan Korut mengatakan Park adalah "nonentity" dan menyebut tuduhan itu sebagai fitnah setan dan kampanye kotor lainnya.

“AS harus secara serius mempertimbangkan konsekuensi negatif dari menyebarkan kebohongan dan menghasut antagonisme terhadap DPRK yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pernyataan bersama yang diadopsi di KTT DPRK-AS,” bunyi pernyataan itu, menggunakan inisial nama resmi negara itu, Republik Rakyat Demokratik Korea.

Departemen Kehakiman mengatakan peretas terkait Korut menghapus data dari ribuan komputer Sony pada tahun 2014 dan mencuri email rahasia. Hacker tersebut juga menargetkan bioskop AMC, yang direncanakan untuk menampilkan film satir yang menggambarkan pembunuhan Kim.

"Insiden tersebut tidak ada hubungannya dengan kami," tegas Korut dalam pernyataannya seperti dikutip dari The Washington Post, Sabtu (15/9/2018).
(ian)
Berita Terkait
Donald Trump Angkat...
Donald Trump Angkat Bicara Soal Kondisi Kim Jong-un
Pompeo Tampik Kemungkinan...
Pompeo Tampik Kemungkinan Pertemuan Trump-Kim Jong-un
Trump Buka Kemungkinan...
Trump Buka Kemungkinan Kembali Bertemu dengan Kim Jong-un
Trump Sebut Kim Jong-un...
Trump Sebut Kim Jong-un Mengaku Telah Bunuh Pamannya
Soal Pertemuan dengan...
Soal Pertemuan dengan Trump, Ini Kata Adik Kim Jong-un
Trump Bantah Laporan...
Trump Bantah Laporan yang Menyebut Kim Jong Un Sakit Parah
Berita Terkini
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
2 menit yang lalu
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
38 menit yang lalu
Tambah 2 Lagi, Total...
Tambah 2 Lagi, Total 16 Tentara AS Tewas dalam Perang Melawan Iran
1 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei: Tanda...
Mojtaba Khamenei: Tanda Tangan Trump di MoU AS-Iran Tak Berharga dan Tak Miliki Kredibilitas!
1 jam yang lalu
Pentagon: Serangan Rudal...
Pentagon: Serangan Rudal Iran Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Lainnya 1 Hilang
2 jam yang lalu
10 Akademi Militer Terbaik...
10 Akademi Militer Terbaik di Dunia, West Point Paling Bergengsi
3 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved