Pentagon Tolak Permintaan Kirim Marinir ke Taiwan

Kamis, 13 September 2018 - 22:51 WIB
Pentagon Tolak Permintaan...
Pentagon Tolak Permintaan Kirim Marinir ke Taiwan
A A A
WASHINGTON - Pentagon menolak permintaan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) untuk menempatkan detasemen Marinir ke Taiwan guna menjaga kedutaan AS di sana. Hal itu diungkapkan oleh tiga pejabat AS yang mengetahui hal tersebut.

"Keputusan untuk menolak permintaan itu dibuat oleh Menteri Pertahanan James Mattis bulan lalu," menurut dua pejabat seperti dikutip dari CNN, Kamis (13/9/2018).

Seorang pejabat pertahanan mengatakan kepada CNN bahwa sebelum permintaan ditolak, perencana militer telah mengantisipasi Marinir tiba di Taiwan pada awal bulan depan.

Ditanya tentang keputusan itu, seorang pejabat Departemen Luar Negeri mengatakan kepada CNN: "Kami tidak membahas masalah keamanan khusus mengenai perlindungan fasilitas atau personel kami."

Para pejabat AS mengatakan kepada CNN pada bulan Juni bahwa Departemen Luar Negeri telah meminta pengerahan detasemen Penjaga Keamanan Laut untuk membantu meningkatkan keamanan di Institut Amerika yang baru di fasilitas Taiwan yang akan menampung sekitar 450 staf dan berkedudukan di pinggiran Ibu Kota Taiwan, Taipei.

Sebagai bagian dari "Kebijakan Satu China", Washington tidak secara resmi mengakui pemerintahan sendiri Taiwan sebagai negara merdeka, dan karena itu AS tidak memiliki kedutaan resmi di sana.

Namun, AS mempertahankan kedutaan de facto dalam bentuk American Institute, yang didirikan sebagai bagian dari Undang-Undang Hubungan Taiwan tahun 1979, yang mengatur hubungan Amerika dengan pulau itu sejak AS mengalihkan pengakuannya ke Beijing.

Sementara laporan bahwa Marinir dapat dikirim ke Taiwan menarik peringatan dari Beijing. Namun seorang pejabat pertahanan mengatakan kepada CNN bahwa permintaan itu ditolak karena masalah kendala sumber daya dan bukan karena menghindari pemerintah China.

Pejabat itu mengatakan bahwa Departemen Luar Negeri belum mengatakan kepada Pentagon sebelumnya bahwa penyelesaian fasilitas baru akan membutuhkan detasemen Penjaga Keamanan Laut, yang berkontribusi terhadap penolakan permintaan tersebut.

Persyaratan keamanan sessional sekarang mungkin dipenuhi oleh kontraktor yang kemungkinan lebih mahal.

Ketegangan antara Beijing dan pemerintahan Trump baru-baru ini meningkat dalam berbagai masalah.

Presiden Donald Trump baru-baru ini menuduh China menekan Korea Utara (Korut) untuk menolak upaya denuklirisasi, dan pemerintahannya telah terlibat dalam negosiasi perdagangan tegang dengan Beijing.

Sementara itu, pemerintahan Trump juga mengisyaratkan adanya peningkatan dukungan untuk Taiwan. Terbaru, AS menarik kembali para diplomat pentingnya dari Republik Dominika, El Salvador, dan Panama untuk konsultasi atas keputusan terbaru negara-negara tersebut karena tidak lagi mengakui Taiwan.
(ian)
Berita Terkait
Presiden Taiwan Terbang...
Presiden Taiwan Terbang ke Amerika Serikat, China Murka
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Selalu Gunakan Standar Ganda dalam Urusan Taiwan?
Latar Belakang Konflik...
Latar Belakang Konflik China dan Taiwan serta Kepentingan Amerika Serikat di Baliknya
Latihan Militer China...
Latihan Militer China di Dekat Taiwan Bidik Penonton Amerika Serikat
Biodata Ketua DPR Amerika...
Biodata Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi yang Bertandang ke Taiwan
Pelosi Tinggalkan Taiwan,...
Pelosi Tinggalkan Taiwan, Ketegangan dengan China Kian Memuncak
Berita Terkini
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
2 jam yang lalu
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
3 jam yang lalu
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
4 jam yang lalu
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
5 jam yang lalu
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
6 jam yang lalu
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved