Beda dengan AS, Prancis Tegaskan Dukung Penuh ICC

Rabu, 12 September 2018 - 13:55 WIB
Beda dengan AS, Prancis...
Beda dengan AS, Prancis Tegaskan Dukung Penuh ICC
A A A
PARIS - Prancis menegaskan, mereka mendukung penuh keberadaan Mahkamah Pidana Internasional (ICC). Sikap ini betolak belakang dengan Amerika Serikat (AS) yang tidak mengakui keberadaan ICC dan bahkan mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada hakim badan itu, jika berani "mencolek" Washington.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Prancis, Agnes von der Muhll menyatakan, Paris dan negara-negara Eropa lainnya mendukung penuh kegiatan ICC. Dia lalu menuturkan, ICC adalah lembaga independen, yang harus diberikan kebebasan untuk melaksanakan tugasnya.

"Prancis, dengan mitra-mitranya di Eropa, mendukung Pengadilan Pidana Internasional, baik dalam kontribusi anggarannya dan dalam kerja samanya," kata der Mull dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (12/9).

"Pengadilan harus dapat bertindak dan melaksanakan hak prerogatifnya tanpa hambatan, secara independen dan tidak memihak, dalam kerangka hukum yang ditentukan oleh Statuta Roma," sambungnya.

Seperti diketahui, Penasihat Keamanan AS, John Bolton sebelumnya menyatakan bahwa Washington akan menjatuhkann sanksi kepada hakim ICC, jika badan yang berbasis di Den Haag itu melanjutkan penyelidikan atas dugaan kejahatan perang yang dilakukan tentara AS di Afghanistan.

"Kami tidak akan bekerja sama dengan ICC. Kami tidak akan memberikan bantuan kepada ICC. Kami akan membiarkan ICC mati dengan sendirinya. Bagaimanapun, untuk semua maksud dan tujuan, ICC sudah mati bagi kami," kata Bolton.

ICC sendiri telah menyatakan mereka tidak peduli dengan ancaman yang dilontarkan AS dan akan tetap melanjutkan pekerjaan mereka, termasuk di dalamnya menyelidiki kejahatan AS di Afghanistan.
(esn)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
31 menit yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
1 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
2 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
3 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
4 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
5 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved