Bocah 10 Tahun di Yaman Ditembak Kepalanya saat Main Sepak Bola
Sabtu, 08 September 2018 - 23:23 WIB
Bocah 10 Tahun di Yaman Ditembak Kepalanya saat Main Sepak Bola
A
A
A
IBB - Seorang bocah lelaki berusia 10 tahun di Yaman ditembak di bagian kepala saat bermain sepak bola. Menteri Informasi pemerintah setempat menuduh pelakunya seorang petinggi pemberontak Houthi.
Para saksi mata kepada Al Arabiya, Sabtu (8/9/2018), mengatakan pria bersenjata dari kelompok Houthi menembak korban yang sedang bermain sepak bola di Kota Ibb, Yaman utara, pada hari Jumat.
Korban bernama Abdulrahman Akram Atran. Dia saat ini dalam perawatan intensif.
Menteri Informasi Yaman Muammar al-Eryani mengatakan penembak Atran adalah Abdullah al-Dailami, salah satu petinggi pemberontak Houthi.
Atran dilaporkan sedang bermain sepak bola di samping rumah al-Dailami. Aktivitas bocah itu diduga memprovokasi kemarahan al-Dailami hingga membuatnya meletuskan tembakan ke kepala korban.
Kondisi Atran dilaporkan tidak stabil.
"Kejahatan itu adalah contoh sifat berdarah dan barbar dari milisi," tulis al-Eryani di Twitter.
"Pemimpin Houthi Abdullah al-Dailami menembakkan peluru yang menghantam kepala Abdulrahman (10 tahun) putra Dr Akram Atran, dekan Fakultas Pendidikan di Universitas Ibb, dan menempatkannya dalam perawatan intensif, dia dalam kondisi berbahaya karena dia bermain sepak bola," lanjut dia.
Kelompok Houthi belum berkomentar atas tuduhan tersebut. Kelompok ini berusaha merebut kekuasaan di Yaman yang saat ini dipimpin Presiden Abd Rabbo Mansour Hadi yang didukung koalisi Arab pimpinan Arab Saudi.
Para saksi mata kepada Al Arabiya, Sabtu (8/9/2018), mengatakan pria bersenjata dari kelompok Houthi menembak korban yang sedang bermain sepak bola di Kota Ibb, Yaman utara, pada hari Jumat.
Korban bernama Abdulrahman Akram Atran. Dia saat ini dalam perawatan intensif.
Menteri Informasi Yaman Muammar al-Eryani mengatakan penembak Atran adalah Abdullah al-Dailami, salah satu petinggi pemberontak Houthi.
Atran dilaporkan sedang bermain sepak bola di samping rumah al-Dailami. Aktivitas bocah itu diduga memprovokasi kemarahan al-Dailami hingga membuatnya meletuskan tembakan ke kepala korban.
Kondisi Atran dilaporkan tidak stabil.
"Kejahatan itu adalah contoh sifat berdarah dan barbar dari milisi," tulis al-Eryani di Twitter.
"Pemimpin Houthi Abdullah al-Dailami menembakkan peluru yang menghantam kepala Abdulrahman (10 tahun) putra Dr Akram Atran, dekan Fakultas Pendidikan di Universitas Ibb, dan menempatkannya dalam perawatan intensif, dia dalam kondisi berbahaya karena dia bermain sepak bola," lanjut dia.
Kelompok Houthi belum berkomentar atas tuduhan tersebut. Kelompok ini berusaha merebut kekuasaan di Yaman yang saat ini dipimpin Presiden Abd Rabbo Mansour Hadi yang didukung koalisi Arab pimpinan Arab Saudi.
(mas)