Lesbi, Dua Wanita Malaysia Dihukum Cambuk

Selasa, 04 September 2018 - 10:46 WIB
Lesbi, Dua Wanita Malaysia...
Lesbi, Dua Wanita Malaysia Dihukum Cambuk
A A A
KUALA LUMPUR - Dua wanita dihukum cambuk oleh pengadilan Malaysia karena melakukan hubungan sesama jenis atau lesbi di dalam mobil.

Insiden ini telah memicu kecaman dari aktivis hak asasi manusia di negara mayoritas Muslim itu di mana komunitas lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) dipandang sebagai ancaman terhadap nilai-nilai konservatif dan secara rutin dianiaya.

Kedua wanita itu, berusia 32 dan 22 tahun, telah mengaku bersalah bulan lalu karena mencoba melakukan hubungan sesama jenis, yang dilarang di bawah hukum Islam. Mereka dijatuhi hukuman denda dan enam cambukan dengan rotan.

Hukuman itu dilakukan di depan sekitar 100 orang di Pengadilan Tinggi Syariah Terengganu, sebuah negara bagian konservatif yang diperintah oleh partai oposisi Islamis Partai Islam Pan-Malaysia (PAS), menurut laporan harian berbahasa Inggris New Straits Times.

Itu adalah hukuman pertama untuk hubungan sesama jenis dan pertama kalinya hukuman cambuk dilakukan di depan umum di negara bagian itu, Senang Bahri Mamat, seorang anggota dewan eksekutif negara Terengganu mengatakan.

"Prosedur kriminal Syariat memungkinkan pengadilan untuk menentukan di mana hukuman akan dilakukan, dan mensyaratkan bahwa itu harus disaksikan oleh sejumlah Muslim lainnya," kata Satiful, yang menghadiri sidang seperti dikutip dari Huffington Post, Selasa (4/9/2018).

Satiful mengatakan hukuman itu tidak dimaksudkan untuk menyiksa atau melukai.

"Alasannya dilakukan di depan umum adalah untuk menjadi pelajaran bagi masyarakat," tegasnya.

Malaysia memiliki sistem hukum jalur ganda, dengan hukum pidana dan keluarga Islam yang berlaku bagi umat Islam yang berjalan di samping hukum perdata.

Pencambukan perempuan dilarang di bawah hukum perdata, tetapi diizinkan di bawah hukum Islam di beberapa negara bagian.

Amnesty International mengatakan hukuman cambuk menandai "hari yang mengerikan" untuk hak asasi manusia di Malaysia.

"Untuk menjatuhkan hukuman brutal ini pada dua orang karena mencoba terlibat dalam hubungan konsensual, sesama jenis adalah sebuah kemunduran mengerikan pada upaya pemerintah untuk memperbaiki catatan hak asasi manusia," kata Rachel Chhoa-Howard, peneliti Malaysia untuk kelompok itu.

Kelompok wanita Malaysia, Justice for Sisters and Sisters in Islam, menyerukan peninjauan hukum yang memungkinkan pencambukan wanita.

"Eksekusi yang terjadi adalah parodi dan kematian yang sangat buruk," kata kelompok tersebut.

Kasus ini muncul di tengah kekhawatiran seputar meningkatnya intoleransi terhadap komunitas LGBT di Malaysia dalam beberapa pekan terakhir.

Seorang wanita transgender dipukuli oleh sekelompok penyerang di Seremban, selatan Kuala Lumpur pada 15 Agustus, dalam apa yang dikatakan aktivis adalah bagian dari permusuhan yang berkembang terhadap gay dan transgender.
(ian)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
1 jam yang lalu
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
1 jam yang lalu
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
2 jam yang lalu
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
3 jam yang lalu
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
3 jam yang lalu
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
4 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Timnas Indonesia U-23 vs Malaysia U-23
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved