Iran Berencana Tingkatkan Kapasitas Rudal Balistik dan Jelajahnya

Sabtu, 01 September 2018 - 23:11 WIB
Iran Berencana Tingkatkan...
Iran Berencana Tingkatkan Kapasitas Rudal Balistik dan Jelajahnya
A A A
TEHERAN - Iran berencana untuk meningkatkan kapasitas rudal balistik dan jelajahnya. Tidak sampai disitu, Negeri Mullah itu juga akan memperoleh pesawat tempur modern dan kapal selam.

Begitu laporan yang diturunkan kantor berita negara itu, IRNA, mengutip seorang pejabat senior Kementerian Pertahanan.

IRNA juga melaporkan peluncuran latihan perang awal pekan ini yang melibatkan sekitar 150 ribu anggota milisi relawan Basij, yang bersumpah untuk membela negara itu dari "ancaman asing" termasuk musuh bebuyutannya, Amerika Serikat (AS).

Teheran sangat marah atas keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mundur dari kesepakatan nuklir Iran dan memberlakukan kembali sanksi terhadap Teheran.

Pejabat senior Iran memperingatkan bahwa negara itu tidak akan menyerah dengan mudah atas kampanye terbaru AS untuk mencekik ekspor minyak yang penting bagi Iran. Mereka mengatakan bahwa program rudal negara itu semata-mata untuk tujuan pertahanan dan tidak dapat dinegosiasikan seperti yang dituntut oleh AS dan negara-negara Eropa.

"Meningkatkan kapasitas rudal balistik dan rudal jelajah dan mendapatkan pejuang generasi berikutnya serta kapal-kapal dan kapal selam kelas berat dan jangka panjang dengan berbagai kemampuan senjata adalah salah satu rencana baru dari kementerian ini," kata Deputi Menteri Pertahanan Iran Urusan Internasional, Mohammad Ahadi, seperti dikutip Reuters dari IRNA, Sabtu (1/9/2018).

Berbicara kepada atase militer asing yang bermarkas di Teheran, Ahadi mengatakan sanksi internasional tidak menghambat pengembangan industri senjata Iran.

“Kami memiliki infrastruktur yang diperlukan dan apa yang perlu kami lakukan adalah penelitian dan pengembangan, dan pada saat yang sama meningkatkan serta memperbarui industri pertahanan sambil mengandalkan kemampuan ilmiah yang sangat tinggi dan puluhan ribu lulusan di bidang teknis dan teknik,” ujar Ahadi.

Ia juga membela peran Iran dalam konflik di Irak dan Suriah.

"Jika Iran dan sekutunya di Suriah dan Irak tidak menghentikan Negara Islam, hari ini peta wilayah itu akan berbeda dan dunia akan menghadapi tantangan yang mengerikan," ucapnya.

Secara terpisah, kepala industri angkatan laut Departemen Pertahanan mengatakan Iran sedang mengembangkan sistem propulsi air jet yang akan siap pada Maret mendatang. Sementara itu seorang komandan militer mengatakan angkatan udara berencana untuk mengadopsi pesawat tempur Kowsar Iran yang baru setelah sukses menjalankan tes, lapor kantor berita semi-resmi Tasnim.

Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bulan lalu kecakapan militer Republik Islam adalah apa yang menghalangi Washington untuk menyerangnya.

Latihan oleh milisi Basij, yang dipimpin oleh Pengawal Revolusi elit, datang menjelang demonstrasi tahunan besar-besaran yang direncanakan pada akhir bulan ini untuk menandai dimulainya perang Iran-Irak tahun 1980-an.

"Moto dari latihan perang ini adalah kesatuan dan untuk menyatakan bahwa, ketika datang ke kesulitan dan ancaman dari orang asing, kita semua bergabung untuk mempertahankan sistem (Republik Islam)," kata komandan Basij Gholam-Hossein Gheibparvar.
(ian)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
2 jam yang lalu
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
3 jam yang lalu
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
7 jam yang lalu
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
8 jam yang lalu
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
9 jam yang lalu
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
10 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved