Sidang Vonis Aisyah, Hakim: Pembunuhan Kim Jong-nam Konspirasi

Kamis, 16 Agustus 2018 - 12:54 WIB
Sidang Vonis Aisyah,...
Sidang Vonis Aisyah, Hakim: Pembunuhan Kim Jong-nam Konspirasi
A A A
SHAH ALAM - Siti Aisyah , wanita asal Indonesia, menjadi sidang vonis terkait kasus pembunuhan Kim Jong-nam , kakak tiri pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un, hari ini (16/8/2018). Hakim menyatakan, pembunuhan tersebut adalah konspirasi yang direncanakan dengan baik.

Selain Aisyah, wanita asal Vietnam; Doan Thi Huong, juga menjadi terdakwa. Mereka dituduh membunuh Kim Jong-nam dengan mengusapkan racun saraf VX ke wajah korban pada 13 Februari tahun lalu di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) 2.

Hakim Pengadilan Tinggi di Shah Alam, Azmi Ariffin, memerintahkan kedua terdakwa menyampaikan pembelaan.

"Ada konspirasi yang direncanakan dengan baik antara dua wanita dan empat tersangka Korea Utara yang membunuh Kim secara sistemik," kata Hakim Ariffin, seperti dikutip AP.

"Tidak dapat dikesampingkan bahwa ini bisa menjadi pembunuhan politik," lanjut dia. Namun, hakim mencatat bahwa tidak ada bukti nyata untuk mendukung hal tersebut.

Sebelumnya, Aisyah dan Huong yang mengenakan baju dengan penutup kepala dijaga ketat saat memasuki gedung pengadilan. Keduanya dikawal tim polisi menuju ruang sidang sekitar pukul 08.20 pagi.

Empat tersangka asal Korut yang dianggap sebagai otak serangan sampai saat ini belum ditangkap polisi Malaysia. Absennya empat tersangka utama itu membuat kasus ini janggal jika hanya mengadili Aisyah dan Doan.

Pengacara untuk Aisyah dan Huong mengklaim keduanya tidak bersalah. Kedua wanita itu ditipu oleh empat pria Korut dengan modus berpartisipasi dalam adegan prank atau lelucon di televisi. Siti dan Doan tidak tahu jika adegan mereka dirancang untuk membunuh saudara tiri Kim Jong-un.

Jika hakim memvonis mereka hari ini, mereka tidak dapat dibebaskan segera karena jaksa dapat mengajukan banding serta mengajukan dakwaan terpisah untuk memperpanjang visa mereka.

"Huong tidak pernah bisa menjadi seorang pembunuh karena dia selalu menjadi gadis yang menawan dan pekerja keras," kata Doan Van Thanh, ayah terdakwa asal Vietnam, kepada AFP.
(mas)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Potret Blusukan Kim...
Potret Blusukan Kim Jong Un, Cek Langsung Padi Usai Pyongan Selatan Diterjang Banjir
Kim Jong Un Cek Pabrik...
Kim Jong Un Cek Pabrik Militer Korut, Ada Rudal Taktis
Kim Jong Un Nongkrong...
Kim Jong Un Nongkrong di Tepi Sawah, Pantau Kawasan Terhantam Topan
Respon Pemutusan Hubungan...
Respon Pemutusan Hubungan Diplomatik, Malaysia Minta Diplomat Korut Tinggalkan Kuala Lumpur
Malaysia Sesalkan Keputusan...
Malaysia Sesalkan Keputusan Korut Putus Hubungan Diplomatik
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
1 jam yang lalu
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
2 jam yang lalu
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
3 jam yang lalu
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
4 jam yang lalu
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
5 jam yang lalu
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
6 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Dalangi Pembunuhan...
Ukraina Dalangi Pembunuhan Jenderal Rusia tapi Tak Ubah Hasil Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved