Bank Rusia Masuk Daftar Hitam, Rusia-China Tolak Proposal AS

Jum'at, 10 Agustus 2018 - 13:46 WIB
Bank Rusia Masuk Daftar...
Bank Rusia Masuk Daftar Hitam, Rusia-China Tolak Proposal AS
A A A
NEW YORK - Rusia dan China menolak proposal Amerika Serikat (AS) untuk menambah sebuah bank Rusia ke daftar hitam Dewan Keamanan PBB. Selain itu AS juga berniat memasukkan bankir Korea Utara (Korut) yang berbasis di Moskow dan dua entitas lainnya.

Daftar yang diusulkan mencerminkan sanksi baru yang diumumkan oleh Departemen Keuangan AS minggu lalu.

AS membuat proposal kepada komite sanksi Dewan Keamanan yang beranggotakan 15 anggota, yang beroperasi berdasarkan konsensus.

"Rusia keberatan dengan rencana itu karena mengatakan proposal AS tidak cukup dibuktikan oleh informasi yang cukup," kata diplomat. Sementara China tidak memberikan alasan untuk keberatannya seperti dikutip dari Reuters, Jumat (10/8/2018).

Rusia dan China telah menyarankan Dewan Keamanan membahas pengurangan sanksi setelah Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korut Kim Jong-un bertemu untuk pertama kalinya pada bulan Juni lalu. Dalam pertemuan itu Kim Jong-un berjanji bersedia untuk melakukan denuklirisasi.

AS dan anggota dewan lainnya mengatakan harus ada penegakan sanksi yang ketat sampai Pyongyang mewujudkan denuklirisasi.

Pekan lalu, Washington memberlakukan sanksi pada Agrosoyuz Commercial Bank yang berbasis di Moskow, bankir Korut Ri Jong-won, Dandong Zhongsheng Industry & Trade Co Ltd yang berbasis di China dan Korea Ungum Corporation yang berbasis di Korut.

Departemen Keuangan AS mengatakan Agrosoyuz Commercial Bank telah melakukan "transaksi signifikan" untuk bankir Korut Han Jang-su, yang telah masuk daftar hitam oleh Washington. Han adalah wakil kepala dari Foreign Trade Bank (FTB) yang berbasis di Moskow, bank valuta asing utama Korut.

Dewan Keamanan memasukkan daftar hitam FTB pada bulan Agustus tahun lalu. Ri adalah wakil deputi FTB di Moskow.

Departemen Keuangan AS mengatakan Dandong Zhongsheng Industry & Trade dan Korea Ungum Corporation adalah perusahaan depan FTB.

Baca: Fasilitasi Transaksi Korut, AS Sanksi Bank Rusia

Daftar hitam PBB akan menerapkan larangan perjalanan global dan pembekuan aset bagi yang dikenakan sanksi.

Rusia dan China bulan lalu menunda desakan AS bagi komite sanksi Dewan Keamanan untuk memerintahkan penghentian ekspor minyak mentah ke Korut, meminta rincian lebih lanjut tentang tuduhan AS bahwa Pyongyang melanggar sanksi, kata para diplomat.

Sanksi oleh AS dan Dewan Keamanan PBB, yang mencakup larangan ekspor batu bara, besi, timah, tekstil dan makanan laut dari Korea Utara, dan pembatasan impor minyak dan produk olahan minyak, ditujukan untuk mencekik pendanaan untuk Pyongyang program rudal nuklir dan balistik.

Baca: Rusia-China Kompak Hambat Permintaan AS Setop Ekspor Minyak ke Korut
(ian)
Berita Terkait
AS Sesalkan Terpilihnya...
AS Sesalkan Terpilihnya China dan Rusia sebagai Anggota Dewan HAM PBB
Rusia ingin PBB Menekan...
Rusia ingin PBB Menekan Amerika Serikat dalam Masalah Ini
Rusia-China Siap Pasang...
Rusia-China Siap Pasang Badan untuk Iran dari Sanksi PBB
Alasan BRICS Ditakuti...
Alasan BRICS Ditakuti Amerika Serikat dan Sekutunya
Pertemuan DK PBB Panas,...
Pertemuan DK PBB Panas, AS Sebut Rusia dan China Pemicu Kekacauan Global
AS Cekcok dengan Rusia-China...
AS Cekcok dengan Rusia-China di PBB soal Tembakan Rudal Korut
Berita Terkini
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
27 menit yang lalu
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
54 menit yang lalu
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
1 jam yang lalu
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
1 jam yang lalu
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
10 jam yang lalu
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
11 jam yang lalu
Infografis
Gubernur Muzakir Manaf,...
Gubernur Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM yang Tolak 4 Pulau Aceh Masuk Sumut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved