Salah Sasaran, Serangan Udara AS Tewaskan Pasukan Afghanistan

Rabu, 08 Agustus 2018 - 15:00 WIB
Salah Sasaran, Serangan...
Salah Sasaran, Serangan Udara AS Tewaskan Pasukan Afghanistan
A A A
KABUL - Serangan udara Amerika Serikat (AS) yang dimaksudkan untuk menghantam pasukan Taliban di distrik Azra, provinsi Logar, malah mengenai pasukan Afghanistan. Akibatnya, sembilan pasukan keamanan Afghanistan tewas.

Menurut AFP, serangan tersebut juga melukai 14 tentara lainnya. Serangan itu terjadi setelah pasukan Afghanistan terlibat dalam pertempuran selama berjam-jam dengan Taliban dalam semalam.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Per Nasrat Rahimi mengatak, insiden itu terjadi setelah pasukan Afghanistan meminta pejabat AS untuk memberikan bantuan. Namun, entah bagaimana komunikasi tersebut tercampur, dan pasukan AS menargetkan lokasi yang salah.

"(Para pejabat Afghanistan) memanggil bantuan udara, tetapi sayangnya pasukan asing keliru membom posisi mereka," kata Rahimi seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (8/8/2018).

Stars and Stripes melaporkan para pejabat AS telah mengkonfirmasi bahwa serangan udara terjadi, tetapi belum mengatakan apakah operasi tersebut membunuh pasukan Afghanistan.

"Pada saat ini, saya dapat mengkonfirmasikan bahwa Pasukan AS-Afghanistan melakukan serangan untuk mendukung operasi Afghanistan dan membela pasukan Afghanistan di distrik Azra, provinsi Logar, awal pagi ini," kata Letkol Martin O'Donnell, juru bicara untuk militer AS di Afghanistan.

Ia kemudian mengatakan bahwa penyelidikan telah diluncurkan atas insiden itu.

"Kami sedang menyelidiki masalah ini lebih lanjut," katanya.

Meskipun para pejabat masih berusaha untuk menentukan jumlah pasti korban, Abdul Wal Wakeel, seorang anggota dewan provinsi dari Azra, mengatakan kepada Stars and Stripes bahwa serangan itu menewaskan 12 anggota pasukan keamanan Afghanistan. Pejabat itu menambahkan bahwa sebelum serangan terjadi, delapan perwira dan dua warga sipil lainnya tewas dalam bentrokan dengan Taliban.

"Pasukan asing seharusnya tidak mengulangi kesalahan yang mereka buat pagi ini," kata Wakeel kepada publik.

"Jika mereka terus ceroboh, itu bisa menciptakan masalah yang jauh lebih besar," imbuhnya.

Sejak mengakhiri misi tempur mereka di Afghanistan pada tahun 2014, pasukan AS tetap dalam kapasitas penasehat untuk membantu melatih pasukan Afghanistan dan memberikan bantuan dalam misi kontra-terorisme.

Sebelumnya, militer AS juga melakukan penyelidikan atas serangan udara yang menewaskan hingga 14 warga sipil di Kunduz bulan lalu.
(ian)
Berita Terkait
Taliban dan Gagalnya...
Taliban dan Gagalnya Amerika Serikat Membangun Negara Boneka di Afghanistan
Iran: Pengusiran Amerika...
Iran: Pengusiran Amerika Serikat dari Afghanistan 'Memalukan'
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
China: Mesin-mesin Perang...
China: Mesin-mesin Perang Amerika Serikat Jadi Taman Bermain Taliban
Menlu Amerika Serikat...
Menlu Amerika Serikat Blinken ke Qatar dan Jerman Bahas Afghanistan
Amerika Serikat Kirim...
Amerika Serikat Kirim Pesawat Pembom untuk Setop Kemajuan Taliban
Berita Terkini
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
8 menit yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
1 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
3 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
4 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved