RI Sampaikan Belasungkawa atas Tewasnya WN Malaysia di Lombok
Senin, 30 Juli 2018 - 16:38 WIB
RI Sampaikan Belasungkawa atas Tewasnya WN Malaysia di Lombok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi menuturkan dia telah menghubungi Menteri Luar Negeri Malaysia, Saifudin Abdullah untuk menyampaikan ucapan duka cita atas tewasnya seorang warga Malaysia dalam gempa di Lombok.
"Duka cita saya yang mendalam kepada korban dan keluarga korban gempa bumi di Lombok. Diantara korban meninggal, terdapat satu orang WN Malaysia. Saya telah sampaikan duka cita kepada Menlu Malaysia," kata Retno melalui akun Twitternya, seperti dikutip Sindonews pada Senin (30/7).
Dia lalu menuturkan bahwa Kementerian Luar Negeri Indonesia akan berkoordinasi dengan kementerian dan badan terkait untuk memeriksa apakah ada warga negara asing lainnya yang turut menjadi korban dalam bencana tersebut.
"Kemlu akan terus berkoordinasi dengan otoritas terkait Indonesia sehubungan dengan ada tidaknya warga negara asing lain yang menjadi korban dari bencana dimaksud," katanya.
Seperti diketahui, kemarin gempa bumi berkekuatan 6,4 SR yang mengguncang wilayah Lombok, Sumbawa, dan Bali. Setidaknya 14 orang meninggal dunia, 162 orang luka-luka, dan ribuan rumah rusak akibat gempa itu.
"Data sementara berdasarkan laporan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Barat, tercatat 14 orang meninggal dunia, 162 jiwa luka-luka dan ribuan unit rumah rusak," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam rilisnya.
Sutopo menjelaskan, dampak terparah dari gempa terdapat di Kabupaten Lombok Timur. Di Kabupaten Lombok Timur terdapat 10 orang meninggal dunia. Sebanyak 67 orang luka berat dan ratusan jiwa luka sedang dan luka ringan. Kerusakan rumah mencapai lebih dari 1.000 unit rumah baik rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan. Pendataan masih dilakukan.
"Duka cita saya yang mendalam kepada korban dan keluarga korban gempa bumi di Lombok. Diantara korban meninggal, terdapat satu orang WN Malaysia. Saya telah sampaikan duka cita kepada Menlu Malaysia," kata Retno melalui akun Twitternya, seperti dikutip Sindonews pada Senin (30/7).
Dia lalu menuturkan bahwa Kementerian Luar Negeri Indonesia akan berkoordinasi dengan kementerian dan badan terkait untuk memeriksa apakah ada warga negara asing lainnya yang turut menjadi korban dalam bencana tersebut.
"Kemlu akan terus berkoordinasi dengan otoritas terkait Indonesia sehubungan dengan ada tidaknya warga negara asing lain yang menjadi korban dari bencana dimaksud," katanya.
Seperti diketahui, kemarin gempa bumi berkekuatan 6,4 SR yang mengguncang wilayah Lombok, Sumbawa, dan Bali. Setidaknya 14 orang meninggal dunia, 162 orang luka-luka, dan ribuan rumah rusak akibat gempa itu.
"Data sementara berdasarkan laporan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Barat, tercatat 14 orang meninggal dunia, 162 jiwa luka-luka dan ribuan unit rumah rusak," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam rilisnya.
Sutopo menjelaskan, dampak terparah dari gempa terdapat di Kabupaten Lombok Timur. Di Kabupaten Lombok Timur terdapat 10 orang meninggal dunia. Sebanyak 67 orang luka berat dan ratusan jiwa luka sedang dan luka ringan. Kerusakan rumah mencapai lebih dari 1.000 unit rumah baik rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan. Pendataan masih dilakukan.
(esn)