Kecelakaan Pesawat Tewaskan Menteri Pertanian Paraguay

Jum'at, 27 Juli 2018 - 16:58 WIB
Kecelakaan Pesawat Tewaskan...
Kecelakaan Pesawat Tewaskan Menteri Pertanian Paraguay
A A A
ASUNCION - Menteri Pertanian Paraguay, wakil menteri dan dua orang lainnya tewas setelah pesawat kecil yang mereka tumpangi jatuh di daerah berawa sebelah selatan Ibu Kota Asuncion. Demikian pernyataan yang dikeluarkan otoritas penerbangan setempat.

Kepala Direktorat Nasional Penerbangan Sipil, Luis Aguirre, mengatakan bahwa sisa-sisa pesawat Beechcraft Baron bermesin ganda ditemukan Kamis pagi di sebuah rawa, enam kilometer dari bandara di kota Ayolas setelah pencarian selama 14 jam.

Kontak dengan pesawat hilang, yang terbang menuju ke Ibu Kota Asuncion, beberapa menit setelah lepas landas pada Rabu pukul 18:20 petang waktu setempat.

“Itu terjadi sangat cepat. Anda dapat melihat di kamera yang hanya dua atau tiga menit berlalu antara lepas landas dan kecelakaan,” kata Aguirre.

Seorang anggota unit pencarian dan penyelamatan, Roque Gonzalez mengatakan bahwa tidak ada yang selamat dalam kecelakaan itu.

Administrator Direktorat Penerbangan Sipil Nasional, Ruben Aguilar, pun mengamini pernyataan Gonzalez. Kepada radio lokal ia mengatakan bahwa empat mayat telah ditemukan oleh tim penyelamat.

"Angkatan udara akan mengangkut mayat ke kamar mayat pengadilan Asuncius, di mana forensik akan bekerja untuk mengidentifikasi mereka," katanya.

Mereka yang menumpangi pesawat itu adalah Menteri Pertanian Luis Gneiting, Wakil Menteri Vicente Ramirez, pegawai sipil Luis Charotti dan pilot Gerardo Lopez.

"Saya harus memberi tahu presiden tentang meninggalnya keempat penumpang pesawat itu," kata kepala Sekretariat Darurat Nasional, Joaquin Roa, seperti dikutip dari Anadolu, Jumat (27/7/2018).

Sejumlah pejabat mengaku lolos dari kecelakaan maut itu. Gneiting menawarkan dua kursi kosong untuk terbang kembali ke Ibu Kota, tetapi mereka menolak.

“Saya selalu bepergian dengan mereka. Tapi kemarin, saya tinggal untuk mengurus beberapa bisnis di wilayah ini. Menteri telah merencanakan semuanya untuk minggu ini, tetapi Tuhan tidak menginginkannya seperti itu,” kata presiden dari Dinas Nasional untuk Kesehatan dan Kualitas Hewan, Fredis Estigarribia, kepada radio setempat.

Gneiting (50) seorang dokter hewan, telah menjadi gubernur Itapua, salah satu daerah penghasil kedelai di Paraguay. Ia gagal mencalonkan diri sebagai wakil presiden dalam pemilihan presiden April 2018 di bawah bendera Partido Colorado, partai Konservatif yang sekarang berkuasa.

Senator Javier Zacarias mengumumkan bahwa negara menetapkan tiga hari berkabung nasional mulai Senin, 30 Juli.
(ian)
Berita Terkait
Seorang Wanita di Paraguay...
Seorang Wanita di Paraguay Hidup Lagi Setelah Dinyatakan Meninggal Dunia
5 Bulan Ditahan Kasus...
5 Bulan Ditahan Kasus Paspor Palsu, Ronaldinho Dibebaskan
Brasil Hentikan Rekor...
Brasil Hentikan Rekor Tak Terkalahkan Paraguay
Ditahan Imbang Paraguay,...
Ditahan Imbang Paraguay, Argentina Belum Terkalahkan
7 Negara yang Melegalkan...
7 Negara yang Melegalkan Poliandri, Ada yang Menikahi Anak Sulung Laki-Laki dalam Keluarga
Ronaldinho Nikmati Sangkar...
Ronaldinho Nikmati 'Sangkar Emas' Saat Paraguay Lockdown
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
1 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
5 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
6 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
7 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
8 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
9 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved