Trump Tunda Pertemuan dengan Putin Hingga 2019
Kamis, 26 Juli 2018 - 14:08 WIB
Trump Tunda Pertemuan dengan Putin Hingga 2019
A
A
A
WASHINGTON - Gedung Putih mengatakan bahwa pertemuan kedua Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin akan ditunda hingga tahun depan. Penundaan ini disebabkan penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap campur tangan Moskow dalam pemilu AS tahun 2016 lalu.
"Presiden percaya bahwa pertemuan bilateral berikutnya dengan Presiden Putin harus dilakukan setelah 'perburuan penyihir' Rusia berakhir, jadi kami sepakat bahwa itu akan dilakukan setelah tahun pertama," kata Penasihat Keamanan Nasional John Bolton dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Xinhua, Kamis (26/7/2018).
Trump menggunakan istilah perburuan penyihir terhadap penyelidikan keterlibatan Rusia dalam pemilu presiden AS yang dimenangkannya.
Gedung Putih mengatakan pekan lalu Trump telah meminta Bolton untuk mengundang presiden Rusia ke Washington pada musim gugur, dan diskusi relatif "sudah berlangsung."
Namun, Kremlin mengatakan Putin dan Trump dapat bertemu di sela-sela acara internasional. Kremlin juga mengatakan tidak ada persiapan yang dilakukan untuk pertemuan lanjutan yang diusulkan antara mereka di Washington.
Trump telah diserang secara luas setelah pertemuan pertemuannya dengan Putin di Helsinki, karena pernyataan rekonsiliasinya yang banyak dilihat sebagai tanda berpihak pada Moskow terhadap kesimpulan komunitas intelijen AS bahwa Rusia ikut campur dalam pemilihan AS tahun 2016 lalu.
"Presiden percaya bahwa pertemuan bilateral berikutnya dengan Presiden Putin harus dilakukan setelah 'perburuan penyihir' Rusia berakhir, jadi kami sepakat bahwa itu akan dilakukan setelah tahun pertama," kata Penasihat Keamanan Nasional John Bolton dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Xinhua, Kamis (26/7/2018).
Trump menggunakan istilah perburuan penyihir terhadap penyelidikan keterlibatan Rusia dalam pemilu presiden AS yang dimenangkannya.
Gedung Putih mengatakan pekan lalu Trump telah meminta Bolton untuk mengundang presiden Rusia ke Washington pada musim gugur, dan diskusi relatif "sudah berlangsung."
Namun, Kremlin mengatakan Putin dan Trump dapat bertemu di sela-sela acara internasional. Kremlin juga mengatakan tidak ada persiapan yang dilakukan untuk pertemuan lanjutan yang diusulkan antara mereka di Washington.
Trump telah diserang secara luas setelah pertemuan pertemuannya dengan Putin di Helsinki, karena pernyataan rekonsiliasinya yang banyak dilihat sebagai tanda berpihak pada Moskow terhadap kesimpulan komunitas intelijen AS bahwa Rusia ikut campur dalam pemilihan AS tahun 2016 lalu.
(ian)