Stefan Quandt, Keluarga Terkaya Penguasa BMW

Selasa, 24 Juli 2018 - 09:04 WIB
Stefan Quandt, Keluarga...
Stefan Quandt, Keluarga Terkaya Penguasa BMW
A A A
Sejak Awal 2018, Stefan Quandt telah menjadi pemegang saham terbesar di BMW. Selain membuatnya semakin kaya, juga menegaskan keluarga Quandt sebagai salah satu keluarga terkaya di dunia. Stefan, 51, bisa tersenyum lega.

Di bawah kendalinya, BMW tidak hanya semakin mendunia, juga mampu menaikkan jumlah kepemilikan saham di perusahaan miliknya yang diwarisi dari sang ibu Johanna Quandt. Sekarang, sahamnya sudah mencapai 25,83 persen dengan nilai USD16,6 miliar. Dengan kepemilikan saham ini, di bawah peraturan usaha Jerman, maka Stefan memiliki hak veto di perusahaan atau hak kontrol hingga 75 persen.

Keluarga Quandt sendiri selama bertahun-tahun mengontrol tidak kurang 46 persen dari perusahaan asal Jerman yang juga memiliki Rolls-Royce dan Mini tersebut. Dengan kepemilikan saham Quandt yang semakin membesar, dia menjadi pemegang keputusan terbesar. Bahkan, mencegah perusahaannya dibeli oleh orang lain jika diperlukan. Dan memang tidak ada rencana bagi keluarga Quandt untuk menjual perusahaan. BMW dan keluarga Quandt seolah tidak terpisahkan.

Simbol Kemewahan

BMW, Rolls Royce, dan Mini, adalah tiga merek yang identik dengan kemewahan. Dan lewat simbol kemewahan itulah, keluarga asal Jerman, Quandt, mampu membawa BMW yang diancam kebangkrutan menjadi salah satu pabrikan mobil paling sukses di dunia. Diawali oleh Harald Quandt yang lahir di Charlottenburg, putra pengusaha Gunther Quandt dan Magdalena Behrend Rietschel yang menikah pada 1921. Harald juga seorang industrialis yang sangat berpengaruh dalam kegiatan politik dan ekonomi Jerman saat itu. Harald tinggal bersama ibu kandungnya.

Setelah bercerai dengan Gunther, Magdalena kemudian menikah dengan Joseph Goebbels yang merupakan sahabat karib dari Adolf Hitler dan sekaligus menjadi bapak tiri bagi Harald Quandt. Goebbels ternyata memiliki karier cemerlang. Ia menjabat sebagai menteri propaganda dan komunikasi perang dari partai Nazi. Bahkan, Harald pun sempat bertugas di Angkatan Udara Nazi.

Disebutkan bahwa keluarga Quandt memiliki kedekatan tidak langsung dengan Nazi Jerman pada masa itu. Harald sendiri memiliki ketertarikan besar di dunia automotif. Ia sempat menciptakan mobil amfibi yang dikenal sebagai Amphicar. Dan keluarga Quandt menjadi salah satu keluarga terkaya di Jerman.

Pada 1950-an keluarga Quandt memiliki lebih dari 200 perusahaan. Termasuk di antaranya saham besar dalam industri automotif Jerman dengan hampir 10% di Daimler- Benz dan 30% di BMW.
(don)
Berita Terkait
Kekayaan Kaisar Rusia...
Kekayaan Kaisar Rusia Tsar Nicholas II, Salah Satu Pria Terkaya di Dunia
Baru 18 Tahun Punya...
Baru 18 Tahun Punya Harta Rp51,8 Triliun, Ini 15 Miliarder Muda Terkaya di Dunia
Keserakahan Orang Terkaya...
Keserakahan Orang Terkaya Dunia, Raup Rp677.915 Triliun tanpa Kenaikan Pajak
Harta 10 Orang Terkaya...
Harta 10 Orang Terkaya di Bumi Bertambah Rp5.716 Triliun, Cek Siapa Paling Banyak
Daftar 7 Orang Terkaya...
Daftar 7 Orang Terkaya Dunia dalam 10 Tahun Terakhir, Elon Musk Nomor Berapa?
Adu Tajir Triliuner...
Adu Tajir Triliuner Islam, Nasrani, Hindu, hingga Yahudi: Juaranya Punya Harta Rp3.514 Triliun
Berita Terkini
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
38 menit yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
1 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
2 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
3 jam yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
4 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pelatih Sepak Bola...
10 Pelatih Sepak Bola Terkaya di Dunia, Wayne Rooney Juaranya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved