Polisi Kanada Rilis Identitas Pelaku Penembakan Toronto
Selasa, 24 Juli 2018 - 08:37 WIB
Polisi Kanada Rilis Identitas Pelaku Penembakan Toronto
A
A
A
TORONTO - Pejabat keamanan Kanada telah mengidentifikasi tersangka penembakan mematikan di Toronto akhir pekan lalu. Pelaku diketahui bernama Faisal Hussain (29).
Unit Investigasi Khusus Ontario (SIU) mengatakan diumumkannya nama pelaku didasari atas keadaan luar biasa dari insiden tragis tersebut.
Seorang gadis berusia 10 tahun dan seorang wanita berusia 18 tahun meninggal setelah seorang pria bersenjata menembaki sebuah jalan yang sibuk di kota terbesar di Kanada itu. Sementara 13 lainnya terluka dalam insiden tersebut.
SIU mengatakan pemeriksaan post-mortem terhadap pelaku penembakan dijadwalkan pada Selasa waktu setempat.
Menurut SIU, pria bersenjata itu dilacak oleh petugas melarikan diri ke Bowden Street selama penembakan, yang terjadi pada Minggu malam sesaat setelah pukul 22:00 waktu setempat.
Baku tembak kemudian terjadi, sebelum pria itu melarikan diri sekali lagi. Dia ditemukan tewas sekitar 100m di Danforth Avenue.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis ke berbagai media, keluarga Hussain mengungkapkan belasungkawa terdalam mereka kepada para korban dan keluarga mereka atas apa yang mereka sebut tindakan mengerikan anak kami.
Mereka mengatakan putra mereka menderita gangguan mental serius dan telah berjuang dengan psikosis yang tak dapat diobati serta depresi hampir sepanjang hidupnya.
"Hati kami hancur berkeping-keping bagi para korban dan untuk kota kami karena kami semua datang untuk mengatasi tragedi mengerikan ini," kata mereka seperti dikutip dari BBC, Selasa (24/7/2018).
Unit Investigasi Khusus Ontario (SIU) mengatakan diumumkannya nama pelaku didasari atas keadaan luar biasa dari insiden tragis tersebut.
Seorang gadis berusia 10 tahun dan seorang wanita berusia 18 tahun meninggal setelah seorang pria bersenjata menembaki sebuah jalan yang sibuk di kota terbesar di Kanada itu. Sementara 13 lainnya terluka dalam insiden tersebut.
SIU mengatakan pemeriksaan post-mortem terhadap pelaku penembakan dijadwalkan pada Selasa waktu setempat.
Menurut SIU, pria bersenjata itu dilacak oleh petugas melarikan diri ke Bowden Street selama penembakan, yang terjadi pada Minggu malam sesaat setelah pukul 22:00 waktu setempat.
Baku tembak kemudian terjadi, sebelum pria itu melarikan diri sekali lagi. Dia ditemukan tewas sekitar 100m di Danforth Avenue.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis ke berbagai media, keluarga Hussain mengungkapkan belasungkawa terdalam mereka kepada para korban dan keluarga mereka atas apa yang mereka sebut tindakan mengerikan anak kami.
Mereka mengatakan putra mereka menderita gangguan mental serius dan telah berjuang dengan psikosis yang tak dapat diobati serta depresi hampir sepanjang hidupnya.
"Hati kami hancur berkeping-keping bagi para korban dan untuk kota kami karena kami semua datang untuk mengatasi tragedi mengerikan ini," kata mereka seperti dikutip dari BBC, Selasa (24/7/2018).
(ian)