Tersangka Agen Kremlin Dibayar oleh Miliarder Rusia

Senin, 23 Juli 2018 - 06:04 WIB
Tersangka Agen Kremlin...
Tersangka Agen Kremlin Dibayar oleh Miliarder Rusia
A A A
WASHINGTON - Tersangka mata-mata Kremlin, Maria Butina, menerima dukungan keuangan dari miliarder Rusia yang memiliki hubungan dengan perusahaan energi dan teknologi Amerika Serikat (AS). Begitu bunyi sebuah laporan.

Butina (29) ditangkap akhir pekan lalu dan dituduh mencoba mempengaruhi kelompok seperti National Rifle Association (NRA). Butina dianggap mempunyai "risiko penerbangan ekstrim" dan ditahan tanpa jaminan sambil menunggu persidangannya.

"Pada April, Butina mengatakan kepada Komite Intelijen Senat bahwa Konstantin Nikolaev, miliarder Rusia, menyediakan dana untuk kelompok senjata api yang ia wakili," seperti dikutip USA Today dari The Washington Post, Senin (23/7/2018).

Seorang juru bicara Nikolaev mengatakan kepada The Washington Post bahwa pengusaha itu melakukan kontak dengan Butina tetapi menolak untuk mengkonfirmasi apakah dia menawarkan uang.

Penyidik ​​mengatakan Butina bekerja selama bertahun-tahun sebagai agen rahasia Rusia yang berusaha memajukan kepentingan negaranya. Jaksa mengatakan minggu lalu bahwa Butina memulai hubungan romantis dengan orang AS yang ia gunakan untuk mengakses jaringan luas dari orang Amerika yang berpengaruh lainnya.

Jaksa penuntut mengatakan, Butina, seorang mahasiswa pascasarjana, bekerja di AS dengan mendapat arahan dari pejabat pemerintah Rusia yang tidak disebutkan namanya, yang berusaha untuk membentuk jalur komunikasi "saluran belakang". Jaksa penuntut mengatakan dia melakukan kontak dengan agen Rusia selama waktunya di AS.

Kekayaan Nikolaev sebagian besar dibangun melalui bisnis pelabuhan dan kereta api di Rusia, The Washington Post melaporkan. Nikolaev juga duduk di dewan perusahaan etana yang bermarkas di Houston bernama American Ethane. Perusahaan itu diberi tepuk tangan oleh Presiden Donald Trump pada sebuah acara di China tahun lalu karena menyerang kesepakatan perdagangan untuk memasok etana cair ke Beijing.
(ian)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
19 menit yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
1 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
2 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
3 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
4 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
5 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved