Wapres Afghanistan Lolos dari Serangan Bom Bunuh Diri

Senin, 23 Juli 2018 - 00:51 WIB
Wapres Afghanistan Lolos...
Wapres Afghanistan Lolos dari Serangan Bom Bunuh Diri
A A A
KABUL - Wakil Presiden (Wapres) Afghanistan Abdul Rashid Dostum lolos dari serangan bom bunuh diri di bandara Kabul. Dostum baru kembali ke Afghanistan, Minggu (22/7/2018), setelah lebih dari setahun di pengasingan di Turki atas tuduhan menyalahgunakan kekuasaan dan menyiksa pesaing politiknya.

Dostum, yang meninggalkan Afghanistan tahun lalu di tengah tuduhan penyiksaan dan pelecehan, telah meninggalkan bandara dalam iring-iringan mobil hanya beberapa menit sebelum ledakan, yang menurut para pejabat tampaknya disebabkan oleh seorang pembom bunuh diri.

"Sebanyak 10 orang tewas dan terluka dalam ledakan itu," kata jurubicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Najib Danish, seperti dikutip dari Reuters, Senin (23/7/2018).

Jurubicara polisi Kabul Hashmat Stanekzai mengatakan ledakan itu terjadi di dekat pintu masuk bandara utama, di mana para pendukung telah menunggu untuk menyambut Dostum saat iring-iringan mobilnya melintas dalam perjalanan ke pusat kota.

“Jumlah korban mungkin meningkat. Ledakan itu terjadi tepat setelah konvoi Dostum meninggalkan bandara,” terangnya.

Dostum, seorang veteran Uzbek dari beberapa dekade politik berdarah Afghanistan, tidak terluka dan disambut pendukung yang bersorak-sorai di sebuah rapat umum di kompleks kantornya.

Sebagian besar wilayah di sekitar istana presiden ditutup untuk kedatangan dan ada kehadiran pasukan keamanan yang besar di jalanan, menekankan iklim politik yang semakin bergejolak di Kabul.

Dostum menghadapi kemarahan dari negara-negara donor Barat termasuk Amerika Serikat, setelah laporan pada tahun 2016 menyatakan para pengawalnya telah menangkap pesaing politiknya Ahmad Eshchi dan menjadikannya sebagai sasaran pemukulan, penyiksaan dan pelecehan seksual.

Dia membantah tuduhan Eshchi di tengah tuntutan internasional bahwa dia harus bertanggung jawab. Ia kemudian meninggalkan negara itu Mei tahun lalu, dengan alasan mencari perawatan medis di Turki.
(ian)
Berita Terkait
Unjuk Rasa Pengungsi...
Unjuk Rasa Pengungsi Imigran Afghanistan di Batam
Pengungsi Afghanistan...
Pengungsi Afghanistan Demo ke Gedung DPR RI Tuntut Dipindah ke Negara Tujuan
Detik-Detik Pengungsi...
Detik-Detik Pengungsi Afghanistan Bakar Diri Terekam Video Amatir
Pencari Suaka Asal Afghanistan...
Pencari Suaka Asal Afghanistan Dirikan Tenda di Trotoar Kebon Sirih
Pengungsi Afghanistan...
Pengungsi Afghanistan Tiba di Bandara Dulles Virginia
Ratusan Imigran Afghanistan...
Ratusan Imigran Afghanistan Unjuk Rasa di Medan
Berita Terkini
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
23 menit yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
1 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
2 jam yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
2 jam yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
3 jam yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
3 jam yang lalu
Infografis
Jet Tempur Su-34 Rusia...
Jet Tempur Su-34 Rusia Lolos dari 3 Rudal Patriot AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved