Penyelamat Tim Bola dari Gua Thailand Menolak Disebut Pahlawan

Sabtu, 14 Juli 2018 - 04:50 WIB
Penyelamat Tim Bola...
Penyelamat Tim Bola dari Gua Thailand Menolak Disebut Pahlawan
A A A
LONDON - Tujuh penyelam Inggris yang membantu menyelamatkan tim sepakbola junior Thailand dari gua yang kebanjiran telah pulang ke negaranya, kemarin. Mereka menolak disebut sebagai pahlawan.

Salah satu penyelam, Rick Stanton, mengatakan bahwa dia menggunakan keahlian yang sangat unik untuk membantu evakuasi 12 anak dan pelatih sepak bola tersebut.

Stanton dan penyelam lain bernama John Volanthen adalah dua orang pertama yang menjangkau tim sepakbola Wild Boars.

"Ini benar-benar wilayah yang belum dipetakan, belum pernah terjadi sebelumnya dan tidak ada yang seperti ini yang pernah dilakukan. Jadi, tentu saja ada keraguan," kata Stanton.

"Saya tahu bahwa kami memiliki tim yang bagus, dengan dukungan yang baik dari pemerintah Thailand, komunitas gua dan organisasi penyelamat, jadi kami memiliki yang terbaik yang bisa kami lakukan untuk membuat rencana kerja."

Stanton menyampaikan perasaannya ketika dia pertama kali melihat anak-anak itu hidup di gua Tham Luang Nang Non.

"Awalnya tentu saja gembira, lega bahwa mereka masih hidup," katanya. "Ketika mereka menuruni lereng, kami menghitungnya sampai kami mencapai 13 (orang), tidak bisa dipercaya," ujarnya.

"Kami memberi mereka sedikit cahaya tambahan, mereka masih memiliki cahaya, mereka tampak sehat-sehat saja. Kemudian tentu saja ketika kami pergi, yang bisa kami pikirkan hanyalah bagaimana kami akan mengeluarkan mereka," paparnya.

"Jadi, ada rasa lega, marah dengan ketidakpastian," imbuh dia, yang dikutip BBC, semalam (13/7/2018).

Belasan anak dari tim sepakbola tersebut telah dirawat di rumah sakit setelah lebih dari dua minggu terjebak di gua yang kebanjiran. Insiden itu bermula ketika mereka berwisata di gua tersebut. Setelah memasuki gua hingga kedalaman sekitar 4 kilometer, tiba-tiba gua tersebut dilanda banjir hebat.

Chris Jewell, penyelam Inggris lainnya mengatakan bahwa misi kemanusiaan yang membuatnya tergerak ikut membantu. "Kondisi menyelam sangat menantang, ada visibilitas yang kurang dan tanggung jawab untuk kehidupan manusia lain," katanya.

"Ini adalah hasil yang sukses dan kami memainkan bagian dalam upaya internasional."
(mas)
Berita Terkait
Memukau! Junior Pelatnas...
Memukau! Junior Pelatnas Leo/Daniel Kandaskan Pasangan Inggris
Hasil Thailand Open...
Hasil Thailand Open 2021: Ahsan/Hendra Bungkam Pasangan Inggris
Ahsan/Hendra Lolos ke...
Ahsan/Hendra Lolos ke 16 Besar Usai Bungkam Wakil Inggris
Rian/Fajar Disingkirkan...
Rian/Fajar Disingkirkan Duet Inggris Non-Unggulan di Thailand Open 2021
4 Bangsawan Dunia yang...
4 Bangsawan Dunia yang Melepas Gelar Kebangsawanan setelah Menikah
Skandal Lain Eks Pangeran...
Skandal Lain Eks Pangeran Andrew: Booking Hotel Mewah Thailand dan Bawa 40 PSK
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
5 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
9 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
10 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
11 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
12 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
13 jam yang lalu
Infografis
Jamal Musiala, Mesin...
Jamal Musiala, Mesin Gol Jerman Lahir dari Sepak Bola Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved