Trump: Masalah Suriah Akan Dibahas Dalam Pertemuan dengan Putin
Minggu, 01 Juli 2018 - 18:39 WIB
Trump: Masalah Suriah Akan Dibahas Dalam Pertemuan dengan Putin
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan dia berencana untuk membahas situasi di Suriah dan Ukraina, serta dugaan ikut campur Rusia dalam pemilihan presiden AS saat bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.
"Kita akan berbicara tentang Ukraina, kita akan berbicara tentang Suriah, kita akan berbicara tentang pemilihan. Kita tidak ingin ada yang merusak pemilihan. Kita akan berbicara tentang peristiwa dunia. Kami akan berbicara tentang perdamaian," ucap Trump, seperti dilansir Tass pada Minggu (1/7).
"Kami bahkan mungkin berbicara tentang menghemat jutaan dolar untuk senjata. Mungkin bisa meredam ketegangan dengan China, Rusia. Itu tidak akan menjadi hal yang buruk. Tapi saya pikir memiliki hubungan dengan China, Rusia itu hal yang baik," sambungnya.
Ketika ditanya apakah ia berencana untuk mencabut sanksi anti-Rusia, Trump mengatakan dia akan melihat apa yang dilakukan Rusia dan menuturkan bahwa dirinya akan berbicara banyak hal dengan Rusia.
Trump menambahkan, dia mungkin juga akan mengangkat masalah reunifikasi Krimea dengan Rusia. Krimea, yang pada awalnya adalah wilayah Ukraina, lalu memutuskan untuk cerai dengan Kiev dan bergabung dengan Moskow.
"Kami mungkin berbicara tentang beberapa hal yang hilang pada masa pemerintahan Barack Obama. Jangan lupa, Obama menyerah mengenai Krimea. Obama membiarkan itu terjadi," ucapnya.
Pertemuan Putin-Trump akan rencanaya diadakan di ibukota Finlandia Helsinki pada 16 Juli. Menurut juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, kedua pemimpin akan membahas berbagai masalah sulit, termasuk Suriah.
"Kita akan berbicara tentang Ukraina, kita akan berbicara tentang Suriah, kita akan berbicara tentang pemilihan. Kita tidak ingin ada yang merusak pemilihan. Kita akan berbicara tentang peristiwa dunia. Kami akan berbicara tentang perdamaian," ucap Trump, seperti dilansir Tass pada Minggu (1/7).
"Kami bahkan mungkin berbicara tentang menghemat jutaan dolar untuk senjata. Mungkin bisa meredam ketegangan dengan China, Rusia. Itu tidak akan menjadi hal yang buruk. Tapi saya pikir memiliki hubungan dengan China, Rusia itu hal yang baik," sambungnya.
Ketika ditanya apakah ia berencana untuk mencabut sanksi anti-Rusia, Trump mengatakan dia akan melihat apa yang dilakukan Rusia dan menuturkan bahwa dirinya akan berbicara banyak hal dengan Rusia.
Trump menambahkan, dia mungkin juga akan mengangkat masalah reunifikasi Krimea dengan Rusia. Krimea, yang pada awalnya adalah wilayah Ukraina, lalu memutuskan untuk cerai dengan Kiev dan bergabung dengan Moskow.
"Kami mungkin berbicara tentang beberapa hal yang hilang pada masa pemerintahan Barack Obama. Jangan lupa, Obama menyerah mengenai Krimea. Obama membiarkan itu terjadi," ucapnya.
Pertemuan Putin-Trump akan rencanaya diadakan di ibukota Finlandia Helsinki pada 16 Juli. Menurut juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, kedua pemimpin akan membahas berbagai masalah sulit, termasuk Suriah.
(esn)